Berita Nasional
Terungkap 4 Bandar Judi Online, Polisi Kejar hingga Dapat
Kapolri menegaskan bahwa seluruh anggota Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online harus menelusuri hingga ke akar-akarnya.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan jajaran Korps Bhayangkara untuk mengusut tuntas kasus terdeteksinya empat bandar besar judi online.
Permintaan ini juga mendapat perhatian serius dari Presiden Joko Widodo.
"Penuntasan judi online ini sudah menjadi perintah langsung dari Bapak Presiden," kata Sigit saat berada di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Jumat (28/6/2024).
Kapolri menegaskan bahwa seluruh anggota Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online harus menelusuri hingga ke akar-akarnya.
"Kita akan terus melakukan penelusuran hingga ke puncak masalah ini. Nantikan saja perkembangan selanjutnya," ujar Sigit.
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa empat bandar besar judi online telah terdeteksi.
"Kami tahu ada empat pemain besar di Indonesia," ujar Budi dalam program Ni Luh di Kompas TV, Senin (24/6/2024).
Namun, Budi tidak memaparkan identitas para bandar tersebut.
Ketua Harian Bidang Pencegahan Satgas Pemberantasan Judi Online, Budi Arie, juga menyoroti besarnya nilai transaksi yang dilakukan oleh keempat bandar tersebut.
"Transaksi mereka sangat besar dan sudah sangat merugikan masyarakat kecil," ungkapnya.
Beberapa bandar juga diketahui beroperasi dari luar negeri.
Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menggelar rapat intern untuk membahas pembentukan Satgas Pemberantasan Judi Online di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/5/2024).
Saat ini, satgas sudah berhasil mengungkap 318 kasus selama periode 23 April hingga 17 Juni 2024.
Dalam hal ini, pihak kepolisian telah menangkap ratusan tersangka tindak pidana judi online dalam periode tersebut.
"Bareskrim Polri dan jajaran telah berhasil mengungkap kasus perjudian online sejumlah 318 kasus dan melakukan penangkapan terhadap 464 tersangka," kata Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jumat (21/6/2024).
| Menkeu Purbaya Sebut Penetapan Tersangka Pegawai Bea Cukai dan Pajak Jadi Shock Therapy |
|
|---|
| Bupati Ngada Bantah Siswa SD Meninggal karena Tak Punya Alat Tulis |
|
|---|
| Kasus Sabu Libatkan Oknum Polisi, Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota Dibawa ke Polda NTB |
|
|---|
| 8 Fakta Khaeruddin Mamonto, Eks Kadis Kominfo Boltim Jadi Tersangka Penganiayaan Anak |
|
|---|
| Diduga Tersimpan di Saku, Senjata Api Milik Polisi Meletus Saat Penangkapan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapolri-Jenderal-Listyo-Sigit-Prabowo__JudiOnline.jpg)