Human Interest Story
Cerita Rayyan Kufri, Gemar Baca Buku sejak SMP, Kini Jadi Penanggung Jawab Komunitas Literasi
Cerita Mohamad Rayyan Kufri, Penanggung Jawab komunitas literasi, Gorontalo Book Party (GBP).
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mohamad-Rayyan-Kufri-8899.jpg)
Ke sana-kemari ia mencari peluang untuk bisa mewujudkan kehadiran GBP di Gorontalo.
"Saya bahkan sudah mengajak sejumlah teman yang juga hobi literasi, tapi mereka belum berkesempatan untuk ikut terlibat menjadi pengurus,"
"Dari proses itu saya sadar, ternyata membangun satu komunitas tidaklah mudah," ujarnya.
Memiliki kecintaan terhadap literasi seperti yang mewujud dalam diri Rayyan, tentu tidak terbentuk secara tiba-tiba.
Rayyan mengakui hal itu. Kata Rayyan, semangat membaca mulai tumbuh dalam dirinya saat ia duduk di bangku SMP.
"Ketika itu, saya merasa tidak mengetahui banyak hal, satu-satunya cara agar menjadi tahu adalah dengan membaca,"
"Saya kemudian memulai dengan membaca satu cerita fiksi berbahasa Inggris. Karena saat itu saya memang ingin mengembangkan keterampilan Bahasa Inggris," ungkap Rayyan.
Sejak saat itu, Rayyan terus tertarik membaca buku.
"Semasa SMP, saya bisa membaca sekitar 20 hingga 30 buku dalam sebulan," imbuhnya.
Semakin tekun ia membaca, semakin ia cinta dengan literasi.
Di saat yang sama, kecintaan ini juga menghadirkan keresahan dalam hati Rayyan.
Untuk itu, ia sangat semangat mencari cara agar indeks literasi masyarakat Kota Gorontalo dapat meningkat.
"Pada masa awal kuliah, setelah mendapat banyak wawasan baru, saya menjadi senang menulis riset tentang indeks literasi masyarakat Kota Gorontalo," kata Rayyan.
Dari riset kecil-kecilnya itu, ia menemukan indeks literasi masyarakat Gorontalo, khususnya wilayah Kota masih sangat rendah.
Mirisnya, fakta itu bahkan terjadi pada usia produktif.
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Annisa Tungkagi, Eks Nakes Gorontalo Rintis Kedai Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|