Kamis, 5 Maret 2026

Berita Gorontalo

Sidang ke-9 Kasus Kematian Mahasiswa IAIN Gorontalo jadi Kesempatan Terakhir Para Terdakwa

Seperti diketahui, sidang kasus ini digelar pertama kali pada 06 Mei 2024. Kini memasuki sidang ke-9 jadi kesempatan para terdakwa. 

Tayang:
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sidang ke-9 Kasus Kematian Mahasiswa IAIN Gorontalo jadi Kesempatan Terakhir Para Terdakwa
FOTO: Prailla Libriana, TribunGorontalo.com
Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo menggelar sidang ke-9 untuk kasus kematian mahasiswa IAIN Gorontalo. Sidang ke-9 digelar siang tadi, Selasa (25/6/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kasus kematian mahasiswa IAIN Gorontalo memasuki sidang ke-9 di Pengadilan Negeri (PN) Kota Gorontalo, Selasa (25/6/2024). 

Seperti diketahui, sidang kasus ini digelar pertama kali pada 06 Mei 2024. Kini memasuki sidang ke-9 jadi kesempatan para terdakwa. 

Ditulis dalam keterangan sidang dikutip dari SIP PN Gorontalo, sidang ini Kesempatan terakhir bagi Para Terdakwa untuk menghadirkan Ahli meringankan.

Jika dilihat dalam jadwal, sidang ini mestinya digelar sejak pukul 10.00 Wita. Namun, tertunda beberapa jam hingga akhirnya dimulai sekira pukul 16.00 Wita. 

Kelima terdakwa dihadirkan. Ditemani oleh sejumlah keluarga. Tampak raut bahagia keluarga bisa melihat para terdakwa di PN Gorontalo.

Wajar, nyaris sepekan keluarga tak bisa ketemu. Baru bisa melihat wajah para terdakwa ketika di sidang. 

Beberapa kerabat dan keluarga sekadar menanyakan kabar. Serta ada pula yang membawakan makanan berat maupun ringan. 

Tak lepas juga dari teman-teman terdakwa dan dari korban yang terlihat tengah duduk di ruang tunggu, menunggu jalannya sidang akan dimulai.

Diketahui, Hasan Syahputo Mardjono, meninggal dunia dalam agenda pengaderan HMJ IAIN Gorontalo. 

Kematian yang dirasa janggal oleh kakaknya, sehingga dia membawa kasus ini hingga ke pengadilan.

Sidang ini sudah menghadirkan saksi dari peserta pengkaderan HMJ HKI, panitia pengkaderan, pihak kampus seperti dekan HKI, dokter dan perawat yang menyaksikan Hasan Syahputro saat dibawa ke Rumah Sakit Aloe Saboe.

Pihak kepolisian pun sampai melakukan ekshumasi guna pemeriksaan otopsi dilakukan oleh dokter forensik untuk mendapatkan alat bukti baru mengenai meninggalnya Hasan.

Ekshumasi makam Hasan Saputro Marjono di Desa Duloniyonu, Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo pada Kamis (9/11/2023).

Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Alli, mengatakan pihaknya menemukan adanya penggumpalan darah di bagian kepala, hati hingga lambung tubuh Hasan.

Segala upaya dilakukan pihak keluarga Hasan Syahputro untuk membongkar tabir siapa dalang atas kematian adik tercintanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved