Viral Nasional
9 Rumah di Grogol Terbakar, Polisi Bekuk Pelaku
Dugaan adanya pembakaran mencuat setelah warga mencium bau bensin dari salah satu rumah sebelum kejadian.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembakaran yang mengakibatkan 9 rumah ludes dilalap api di Jalan Semeru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (19/6/2024) lalu.
Dugaan adanya pembakaran mencuat setelah warga mencium bau bensin dari salah satu rumah sebelum kejadian.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi, mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap setelah buron selama empat hari.
"Dari hasil pendalaman dan penyelidikan yang dilakukan Unit Reskrim Grogol Petamburan, pelaku pembakaran rumah tersebut sudah diamankan hari ini," kata Syahduddi saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (24/6/2024). "Sekarang sedang didalami penyidik," lanjutnya.
Baca juga: Viral Siswi Tak Naik Kelas Karena Ayah Laporkan Kepsek Pungli
Syahduddi memastikan bahwa insiden kebakaran bukan disebabkan oleh peristiwa alam atau korsleting listrik, melainkan ada campur tangan seseorang.
"Ya memang sudah diakui oleh terduga pelaku, karena sesaat setelah kebakaran, penyidik melakukan observasi dan pendalaman, ada dugaan bahwa rumah tersebut sengaja dibakar oleh terduga pelaku," ungkap Syahduddi.
Hal ini diperkuat dengan pelaku yang melarikan diri usai kejadian. Beruntung, warga dan penyidik berhasil mengamankan terduga pelaku pada Senin (24/6/2024).
"Ketika diinterogasi, yang bersangkutan mengakui bahwa rumah itu dibakar," pungkasnya.
Sebelumnya, ada kejanggalan dalam insiden kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah di Jalan Semeru.
Warga mencium bau bensin sesaat sebelum kebakaran terjadi.
Baca juga: Update Harga Hp Samsung Bulan Juni 2024: Bandingkan Galaxy S23 FE Vs Galaxy A55 5G, Bagus Mana?
"Sebelum kebakaran ada bau bensin yang tercium salah satu warga saya," kata Herman, salah satu korban kebakaran, kepada wartawan di lokasi, Kamis (20/6/2024).
Herman menduga bensin itu berasal dari rumah warga berinisial A. Namun, dia dan warga lainnya tidak melihat langsung dugaan pembakaran tersebut.
"Saya tanya sama yang sebelahnya (rumah A) kenapa bisa kebakar gini ya, 'Dibakar si A, semalem si A masuk terus nendang-nendang pintu, udah nendang-nendang pintu', enggak lama bau bensin tuh nyengat banget'," ungkap Herman.
"Itu sekitar pukul 23.30 WIB. Saya sendiri sedang istirahat di rumah," imbuhnya.
Selepas kejadian itu, A tidak lagi terlihat di sekitar rumahnya.
Herman menduga bahwa A, yang sehari-hari berprofesi sebagai pemulung, telah melarikan diri.
"Sepertinya, dia kabur. Dari semalam tidak terlihat," jelas Herman.
Lebih lanjut, Herman mengungkap bahwa A sering bersikap konyol dalam kehidupan bermasyarakat. Ia tinggal bersama orang tua dan anaknya, dan sering terlihat berbicara nyeleneh.
Namun, ucapannya itu tidak pernah ditanggapi serius oleh warga.
"Emang anaknya konyol, anak paling terkonyol. Itu kemarin ini enggak lama ya bawa-bawa golok, terus bawa pedang sampai orang RW 09 ke sini, akhirnya saya mau hampir saya tonjok, baru goloknya dia masukin, saya bilang kamu jangan gitu," ungkap Herman.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden kebakaran tersebut.
"Masih kami selidiki lebih pasti penyebab kebakaran. Tim masih bertugas," ujar Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, Iptu Muhammad Aprino Tamara saat dihubungi, Kamis.
4o
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kebakaran-9-rumah-di-Jalan-Semeru-Grogol-Petamburan-Jakarta-Barat.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.