Human Interest Story
Cerita Ibrahim Pakaya, Penjual Beras Kini Beralih Jualan Gulali
Ibrahim Pakaya, seorang kakek pedagang gulali ialah satu di antaranya. Di Gorontalo, gulali dikenal juga dengan sebutan alus manis.
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ibrahim-Pakaya-69-Pedagang-Gulali-di-Jalan-Kalimantan-Kota-Gorontalo-cffff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Lalu lintas di Jalan Kalimantan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo kini kian ramai.
Semakin banyak masyarakat yang memilih membuka usaha di kawasan tersebut.
Ibrahim Pakaya, seorang kakek pedagang gulali ialah satu di antaranya.
Di Gorontalo, gulali dikenal juga dengan sebutan alus manis.
Sebelum berdagang alus manis di bahu Jalan Kalimantan, rupanya Ibrahim sempat mangkal di kawasan Taman Kuliner Kalimadu, Kota Gorontalo
"Sebelum di sini, saya jualan di Kalimadu. Karena anak saya sekarang berdagang di tempat itu, jadi saya pindah," kata Ibrahim sambil tersenyum.
Ibrahim berkorban demi anaknya.
"Menurut saya, sama saja, di mana pun jualan, pasti akan ada pembeli," ucapnya.
Satu bungkus alus manis di lapak Ibrahim, dihargai Rp 5 ribu.
"Kalau mangkal di acara-acara, saya jual Rp 10 ribu per satu bungkus," ujar Ibrahim.
Setelah menyebutkan harga satuan alus manis yang ia jual, Ibrahim kemudian tak enggan berbagi cerita perjuangan hidupnya.
Berdagang rupanya adalah aktivitas yang sudah lama ia lakukan.
"Sebelum jualan ini, saya dulu jualan beras. Waktu saya masih muda," katanya
"Kalau saya tidak salah ingat, kurang lebih ada 32 tahun saya jualan beras," ungkap Ibrahim.
Ia mulai berjualan beras sejak tahun 1975, di kawasan Pasar Tua, sekarang kawasan Perdagangan Kota Gorontalo.
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|