Idul Adha
Syarat Membeli Hewan Kurban Saat Idul Adha, Simak Penjelasan Ahli
Dokter hewan dari Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, drh Feny Rimporok menjelaskan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan saat membeli hewan kurban
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hewan-kurban-yang-telah-dilakukan-pemeriksaan.jpg)
Terkait pemeriksaan hewan kurban, pihaknya melakukan dengan 2 metode yakni antemortem dan post mortem.
Antortem merupakan pemeriksaan kesehatan hewan potong ataupun kurban sebelum disembelih. Biasanya, lokasi pemeriksaan dengan metode ini dilakukan di tempat penampungan atau jual beli hewan kurban.
Sementara, untuk metode post mortem adalah pemeriksaan kesehatan hewan setelah disembelih.
"Secara singkat, pemeriksaan antemortem itu dilakukan sebelum hewan kurban disembelih. Kalau untuk post mortem setelahnya," jelasnya.
Terakhir, Feny menganjurkan kepada masyarakat Gorontalo jika menemukan hewan kurban yang hendak dibeli dan memiliki kriteria penyakit tertentu, agar melaporkan ke pihaknya.
Otoritas terkait bakal menindaklanjuti hal tersebut dan akan diberi label tak layak dijadikan hewan kurban.
"Kalau nanti para masyarakat menemukan ciri-ciri penyakit pada hewan kurban, bisa hubungi kontak person kami. Atau melapor ke Dinas Pertanian ataupun Ternak setempat," pungkasnya.
| Pesan Mendalam Anies Baswedan dalam Khutbah Idul Adha, Potret "Luka Bangsa" dan Seruan Keadilan |
|
|---|
| H-1 Idul Adha di Gorontalo, Harga Bahan Pokok Makanan di Pasar Liluwo Relatif Tak Stabil |
|
|---|
| Kumpulan Ucapan Selamat Idul Adha 2025, Cocok Dibagikan ke Orang Terdekat di Media Sosial |
|
|---|
| Masjid Agung Baiturrahman Limboto Siapkan 11 Sapi Kurban dan 1.500 Kupon untuk Warga |
|
|---|
| Masjid Agung Kota Gorontalo Bakal Sembelih 4 Sapi Termasuk dari Presiden Prabowo, Target 3 Ribu KK |
|
|---|