Idul Adha 2025
Pesan Mendalam Anies Baswedan dalam Khutbah Idul Adha, Potret "Luka Bangsa" dan Seruan Keadilan
Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, saat Anies Baswedan, yang dikenal luas sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mantan-Gubernur-DKI-Jakarta-Anies-Baswedan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, saat Anies Baswedan, yang dikenal luas sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan khutbah Salat Idul Adha 1446 Hijriah.
Dalam balutan suasana Idul Adha yang penuh makna pengorbanan dan keikhlasan, Anies memilih untuk mengangkat tema yang menyentuh relung hati, menyampaikan doa dan permohonan petunjuk kepada Allah SWT.
Khutbahnya bukan sekadar rangkaian doa biasa, melainkan sebuah refleksi atas kondisi yang ia amati di Tanah Air.
Dengan suara yang penuh ketulusan, Anies mengungkapkan apa yang ia sebut sebagai "rasa sakit" atau "luka yang belum sembuh" yang kini ditanggung Indonesia.
Luka-luka ini, menurut Anies, bukan sekadar abstraksi, melainkan manifestasi dari fenomena konkret di masyarakat.
Ia secara gamblang menyoroti bagaimana kejujuran kerap dikesampingkan, dan kompetensi seringkali dikalahkan oleh koneksi.
"Pada hari yang mulia ini, kami hadir di hadapan-Mu, mengadukan luka-luka yang belum sembuh di Tanah Air kami. Bahwa kejujuran kerap disingkirkan, kompetensi dikalahkan oleh koneksi," ujar Anies dalam khutbahnya.
Meski tak merinci contoh spesifik dari pernyataan provokatif tersebut, ia berhasil menciptakan narasi yang menggugah pertanyaan dan pemikiran di benak jemaah.
Anies kemudian melanjutkan doanya dengan menyoroti isu kemiskinan yang masih merajalela di Indonesia, bahkan disebutkan diwariskan dari generasi ke generasi.
Ia secara implisit menunjuk pada adanya sistem yang enggan dibenahi sebagai faktor utama yang memperparah kondisi ini.
Ini adalah kritik halus namun tajam terhadap struktur yang menghambat kemajuan.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menekankan bahwa keadilan dan kesetaraan bukanlah hasil dari niat baik semata.
Sebaliknya, ia menegaskan bahwa keduanya adalah "buah dari keberanian untuk menyentuh akar yang dalam, yang kadang menyakitkan."
Pernyataan ini mengajak pendengar untuk merefleksikan bahwa perubahan sejati memerlukan keberanian untuk menghadapi masalah inti, meskipun tidak nyaman.
Menyadari kompleksitas persoalan yang dihadapi, Anies lantas memanjatkan doa, memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT.
| Kumpulan Ucapan Selamat Idul Adha 2025, Cocok Dibagikan ke Orang Terdekat di Media Sosial |
|
|---|
| Harga Sapi Kurban di Bone Bolango Gorontalo Naik, Capai Rp13 Juta Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Hari Raya Idul Adha 2025 Telah Ditetapkan Melalui Sidang Isbat, Hilal Terlihat di Aceh |
|
|---|
| Amalan Pahala Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2025, InsyaAllah Menghapuskan Doa Setahun Lalu |
|
|---|
| Sidang Isbat Idul Adha 2025 Dilaksanakan Besok! Ini 114 Titik Lokasi Pemantauan Hilal di Indonesia |
|
|---|