Selasa, 3 Maret 2026

Berita Viral

Seorang Ayah di Jawa Timur Tega Aniaya Bayi Kandung Sendiri, Ini Alasannya

Pelaku menganiaya anak kandungnya sendiri di Desa Kalisalam, Dringu, Probolinggo.

Editor: Rafiqatul Hinelo
zoom-inlihat foto Seorang Ayah di Jawa Timur Tega Aniaya Bayi Kandung Sendiri, Ini Alasannya
Freepic
ILUSTRASI -- seorang bayi dianiaya ayah kandungnya sendiri 

TRIBUNGORONTALO.COM - Viral, seorang ayah di Jawa Timur (Jatim) tega aniaya bayi kandung sendiri karena merasa terganggu dengan tangisannya. 

Melansir Tribunnews.com, pria itu berinisial MN (20), sedangkan bayinya berusia delapan bulan.

Sebab perilaku kejinya ini, pihak kepolisian, Unit PPA Satreskrim Polres Probolinggo telah meringkus MN, Rabu (29/5/2024). 

Proses pengamanan MN tidak berlangsung lancar.

Sebab, ia sempat melarikan diri. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita.

Mengutip TribunJatim.com, pelaku menganiaya anak kandungnya sendiri di Desa Kalisalam, Dringu, Probolinggo.

"Anggota Unit PPA menangkap pelaku saat melintas di Jalan MT Haryono, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Saat ini pelaku sudah berada di Ruang Unit PPA untuk pemeriksaan," kata Iptu Merdhania Pravita, Kamis (30/5/2024).

Pelaku pun kabur ke rumahnya setelah menganiaya anaknya sendiri.

Setelah dimintai keterangan, MN pun mengaku, ia melakukan penganiayaan tersebut lantaran merasa terganggu.

Pelaku merasa terganggu karena tangisan anaknya hingga membuatnya tak bisa tertidur.

"Pelaku ini mengaku pusing sehingga susah tidur, dan saat anaknya menangis langsung merasa kesal sehingga menganiaya anaknya dengan memukul 2 kali pakai tangan kosong. Pelaku mengaku khilaf," jelasnya.

Sempat Viral

Diwartakan sebelumnya, viral sebuah unggahan seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Probolinggo di Facebook.

Di akun Facebook bernama Frinda Dwi Anggria, pemilik akun mengunggah foto anaknya yang masih berusia delapan bulan babak belur.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved