Berita Nasional
Sosok Anggi, Resign dari Pramugari Demi Bisa Hijab, Kini Sukses Jualan Sajadah Beromset Rp 198 Juta
Anggi, yang dulunya bekerja di salah satu maskapai penerbangan terbaik Indonesia selama 11 tahun, memutuskan untuk melepas seragamnya dan memulai petu
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sosok-Pramugari-Banting-Setir-Jualan-Sajadah-Omset-Rp198-Juta-Sebulan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kisah inspiratif ini datang dari Anggi Rospidia, seorang wanita yang membuktikan bahwa tekad dan kerja keras mampu mengubah haluan hidup.
Anggi, yang dulunya bekerja di salah satu maskapai penerbangan terbaik Indonesia selama 11 tahun, memutuskan untuk melepas seragamnya dan memulai petualangan baru.
Di balik keputusannya yang berani ini, terdapat keinginan kuat Anggi untuk berhijab seutuhnya.
Berbekal tabungan selama menjadi pramugari, Anggi memulai bisnisnya dari nol.
Baca juga: Cerita Wiron Abdullah Biayai Sekolah Anak hingga Sarjana Berkat Jualan Cendol
Ia memilih untuk berjualan sajadah, memanfaatkan media sosial sebagai platform utama untuk menjangkau pelanggan.
Perjalanannya tidak selalu mulus. Di balik kesuksesan yang diraihnya saat ini, Anggi harus melewati berbagai rintangan dan perjuangan.
Namun, kegigihan dan semangat pantang menyerah membawanya ke puncak kesuksesan.
Kini, Anggi telah menjadi pengusaha sajadah yang sukses dengan omzet mencapai ratusan juta rupiah per bulan. Ia bahkan mampu mewujudkan impiannya untuk tinggal di tempat yang ia inginkan.
Baca juga: UNG Ajak Mahasiswa Ikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat
Kisah Anggi dibagikan oleh influencer Victoria Wong di akun Instagramnya @victoriawong68 dan menjadi viral di media sosial. Banyak orang yang terinspirasi dengan kegigihan dan tekadnya dalam membangun bisnisnya.
Memanfaatkan media sosial, Anggi Rospidia sukses mendapatkan omzet hingga ratusan juta rupiah.
Meski demikian, perjuangannya bisa dikatakan sungguh sulit.
Sebab, kala itu dirinya mengaku ingin membuat konten terkait dagangannya tanpa harus menampilkan wajahnya.
Dia harus memutar otak untuk memikirkan hal tersebut.
Hingga pada akhirnya dirinya pun berhasil menemukan ide untuk mengatasi hal tersebut.
Namun tidak disangka, meski sudah mengeluarkan banyak tabungan dan uang pensiun, sebagai modal untuk membeli sajadah full satu kamar.