Human Interest Story
Cerita Idun Darise, Penjual Ikan di Pohuwato Gorontalo Selama 15 Tahun
Cerita Idun Darise (56), warga Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo yang menjadi penjual ikan selama 15 tahun
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cerita-Idun-Darise-Penjual-Ikan-di-Pohuwato-Gorontalo-ddd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO - Cerita Idun Darise (56), warga Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo yang menjadi penjual ikan selama 15 tahun
Idun Darise menjadi penjual ikan keliling di Pohuwato demi mencukupi kebutuhan sehari-hari
Dia menggunakan menjual ikan dengan menggunakan sepeda ontel tua
Sepeda itu sudah menemaninya selama 28 tahun dari temannya.
Kendati hasilnya yag didapat dari penjualan ikan tak banyak, Idun tetap setia menjual ikan.
Idun mengungkap penghasilannya hanya Rp 40 ribu per hari
"Sudah 15 tahun saya berjualan ikan keliling dengan sepeda ontel ini. Setiap hari saya hanya mendapatkan penghasilan Rp. 40 ribu. Ini sudah jadi nasib saya," ungkap Idun dengan nada sedih.
Tidak hanya itu, Idun juga harus menghadapi keterbatasan fisik karena mengalami cacat tuna rungu
Meskipun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk mencari nafkah bagi istri, anak, dan cucunya.
"Meskipun saya mengalami cacat tuna rungu, saya tetap harus mencari nafkah untuk keluarga. Anak saya hanya seorang nelayan, dan hasil tangkapannya saya yang jual," jelas Idun
Idun memiliki harapan mendapat bantuan kendaraan yang lebih layak untuk digunakan dalam menjalankan usahanya sehari-hari.
"Saya sangat berharap bisa mendapatkan bantuan kendaraan yang lebih baik untuk berjualan ikan. Ini akan membantu saya dalam mencari nafkah untuk keluarga." tandasnya.
Dalam sehari, Idun harus menempuh perjalanan sejauh 30 kilometer menggunakan sepeda tersebut.
Dia harus keluar rumah untuk berjualan ikan mulai pukul 09.00 Wita. Dia harus berkeliling Kecamatan Marisa, Patilanggio, hingga Duhiadaa agar ikannya habis terjual.
Perjalanan panjang ini merupakan tantangan tersendiri bagi Idun, terutama mengingat kondisi fisiknya yang sudah tidak prima.(*/Rahman)
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|