Human Interest Story
Cerita Wiron Abdullah Biayai Sekolah Anak hingga Sarjana Berkat Jualan Cendol
Wiron Abdullah (50), penjual es keliling membagikan kisahnya membiayai sekolah anaknya hingga sarjana.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wiron-Abdullah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wiron Abdullah (50), penjual es keliling membagikan kisahnya membiayai sekolah anaknya hingga sarjana.
Wiron merupakan warga Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
Ia sempat bekerja sebagai petugas keamanan dan cleaning service di sekolah Kota Gorontalo.
"Saya juga jualan es di sekolah itu," lanjutnya.
Berjualan Cendol
Sejak remaja, Wiron keliling Kota Gorontalo menjajakan es cendol.
Awalnya, Wiron menjajakan es cendol hanya mengandalkan gerobak dorong.
Pria kelahiran tahun 1974 itu mengaku menjual cendol hingga Kabupaten Gorontalo.
Pada tahun 2022, Wiron mulai berjualan dengan kendaraan becak motor (bentor).
Sejak saat itu keuntungan Wiron bertambah. Ratusan ribu diperolehnya dalam sehari berjualan.
Namun ia pernah ditimpa pohon yang tumbang di tempat mangkalnya.
Hal itu menyebabkan bentornya rusak parah.
"Alhamdulillah saya tidak apa-apa, hanya atap bentor yang bengkok sudah tidak bisa dipasang lagi," lanjutnya.
Hingga sekarang, Wiron menjajakan es cendolnya menggunakan bentor tanpa atap.
Ketika ditemui TribunGorontalo.com, Jumat (24/5/2024), Wiron sedang mangkal di depan Universitas Bina Mandiri.