Human Interest Story

Pepi Bunga, dari Hobi jadi Penjual Bunga Legendaris di Gorontalo

Pria Sulaiman Hulukati ini telah menjadi legenda di kalangan pecinta bunga di Kota Gorontalo. Namanya terkenal khususnya di Kecamatan Kota Utara dan

Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Fernandes
Cerita Sulaiman Hulukati yang biasa dikenal sebagai Pepi Bunga karena pekerjaannya sebagai penjual bunga di Gorontalo, Senin (20/5/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bagi pecinta tanaman hias di Gorontalo, nama Pepi Bunga sudah tidak asing lagi.

Pria Sulaiman Hulukati ini telah menjadi legenda di kalangan pecinta bunga di Kota Gorontalo.

Namanya terkenal khususnya di Kecamatan Kota Utara dan Kota Tengah.

Kisah Pepi dengan bunga dimulai sejak tahun 1997.

Kecintaannya pada tanaman muncul saat ia sering membantu orang tuanya bercocok tanam.

Baca juga: Cerita Riswan Taharu, Penjual Buah di Pohuwato Ingin Kuliah di Universitas Negeri Gorontalo

Dari situ, hobinya pun berkembang dan ia mulai melihat peluang bisnisnya.

"Kalau bukan bantu orang tua, kayanya saya tidak akan tau tentang bunga. Sekarang sudah lebih tau daripada mereka," kata Pepi kepada TribunGorontalo.com.

Kecintaan Pepi pada bunga tidak hanya sebatas menjualnya.

Ia juga memiliki pengetahuan luas tentang berbagai jenis bunga, mulai dari Bunga Kamboja hingga tanaman Bonsai.

Saat memperkenalkan nama bunga kepada pelanggan, Pepi selalu menggunakan bahasa asli dan latinnya.

"Istilahnya kan perlu, karena beda tempat beda nama. Biar satu, sekalian pakai nama asingnya," jelas Pepi.

Strategi ini tak hanya memberikan edukasi kepada pelanggan, tetapi juga menjadi ciri khas Pepi dalam melayani pembeli.

Harga bunga yang dijual Pepi pun cukup terjangkau, mulai dari Rp10.000 hingga ratusan ribu.

Menariknya, Pepi selalu memberikan garansi kepada pelanggannya.

Baca juga: Arti Mimpi Bertemu Teman Lama SD: Kerinduan akan masa lalu

"Pasti harus ada bunga yang dibawa pulang. Bukan karena dibeli, namun karena diberi secara-cuma," ujarnya sambil tertawa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved