Human Interest Story
Cerita Riswan Taharu, Penjual Buah di Pohuwato Ingin Kuliah di Universitas Negeri Gorontalo
Cerita Riswan Taharu (23) penjaga lapak buah di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cerita-Riswan-Taharu-23-penjaga-lapak-buah-dddd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO - Cerita Riswan Taharu (23) penjaga lapak buah di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Riswan Taharu menjadi penjaga lapak buah sejak 2023 silam
Dia harus menjaga lapak buah tersebut mulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 23.00 Wita.
Risman hanya menerima upah Rp 1,2 juta per bulan.
Namun semangatnya begitu besar untuk tetap bekerja. Dia memiliki keinginan kuliah di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Lulus SMKN 1 Taluditi pada 2023 ini ingin mengambil jurusan Kepelatihan dan Keolahragaan di UNG.
Namun, keterbatasan dana menjadi tantangan utama yang harus dihadapinya untuk mewujudkan mimpinya di tahun lalu.
Sejak 2023, Riswan bekerja sebagai penjaga lapak buah di pasar setempat.
Meskipun penghasilannya tidak besar, Riswan tetap gigih menabung untuk melanjutkan pendidikannya.
"Saya sudah memiliki tabungan sebesar Rp 10 juta yang akan dipakai untuk kuliah di Kota Gorontalo dan mencari kost-kostan," ujar Riswan
Ia berencana untuk mendaftar kuliah pada Juli atau Agustus 2024. Riswan sangat optimis bahwa kerja keras dan ketekunannya akan membuahkan hasil.
"Saya yakin bisa menempuh kuliah pada tahun ini berkat kerja keras saya," tambahnya.
Keinginan Riswan untuk melanjutkan pendidikan di bidang kepelatihan dan keolahragaan bukan tanpa alasan.
Ia memiliki minat yang besar di bidang olahraga dan bercita-cita menjadi pelatih profesional
Uuntuk mencapai cita-citanya, Riswan harus menghadapi berbagai rintangan, terutama masalah finansial.
| Sosok Cindy Sakila Dauda, Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter di Gorontalo |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|