Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Internasional

Hilang Sejak 1998, Pria Ini Ternyata Disekap Tetangga di Ruang Bawah Tanah, Kondisinya Memilukan

Omar ditemukan di ruang bawah tanah milik tetangga dekat rumahnya di Djelfa, Aljazair.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Hilang Sejak 1998, Pria Ini Ternyata Disekap Tetangga di Ruang Bawah Tanah, Kondisinya Memilukan
(MEDIA LOKAL via BBC NEWS INDONESIA)
Keadaan Omar setelah diselamatkan (kiri), dan sebelum dia menghilang (kanan) 

Menurut Mahmudah, hal itu diakui Nuraini saat yang bersangkutan diamankan oleh keluarganya di Bekasi, seiring dengan ditemukannya dua bocah laki-laki itu.

"Katanya karena saya nggak kasih uang. Jadi dia kan ditanya alasannya apa bawa anak orang, terus dia bilang gua kesel sama mamanya nggak dikasih duit," kata Mahmudah di kontrakannya, Jalan Kramat Jaya, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (29/4/2024).

Mahmudah pun membantah hal tersebut.

Selama seminggu Nuraini bekerja di kontrakannya, Mahmudah memastikan selalu memberikan uang kepada yang bersangkutan.

Namun, ternyata ada hal janggal dari perilaku Nuraini yang diduga mengalami depresi.

Di malam sebelum dua anaknya hilang, Mahmudah melihat gelagat aneh dari sang pengasuh yang meminta uang untuk membeli rokok dan terlihat mondar mandir di luar rumah.

"Saya kasih uang Pak. Dia itu cuma mondar-mandir, nggak masuk ke rumah pas malam sebelum kejadian, padahal saya sudah nyiapin uang buat dia," ucapnya.

"Malam sebelum kejadian, dia juga minta uang buat beli rokok, emang masih ada warung buka jam 2, saya kasih uang, dia sudah gelisah mondar mandir keluar rumah," kata Mahmudah.

Terkini, dua anak laki-laki yang dibawa kabur Nuraini dari kontrakan di Jakarta Utara akhirnya ditemukan di Bekasi pada Minggu (28/4/2024) malam.

Dua bocah itu ditemukan setelah kasusnya ini disebar di media sosial dan disampaikan ke keluarga pelaku.

Ditemuinnya, ada tetangganya si kakaknya yang ngasuh ini ngelihat dia, posisinya di sektiaran rel, sama dia dipantau terus sampai sodaranya dateng, dibawa lah sama dia," kata Mahmudah.

"Sudah diamanin sama adik saya yang di Bekasi. Posisinya di situ, di Jalan Pahlawan, di daerah Bulak Kapal," sambung dia.

Menurut pengakuan kedua buah hatinya, SYP (6) dan EMP (3), mereka dibawa berkeliling menggunakan angkutan umum oleh pelaku.

Dua bocah yang masih di bawah umur ini hanya bisa berdiam diri tak mampu bertindak apapun dan menuruti ajakan Nuraini.

Sampai akhirnya, Nuraini yang sedang membawa SYP dan EMP diberhentikan di daerah Bulak Kapal dan di sana dirinya diamankan keluarganya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved