Human Interest Story
Bosan Bekerja Kantoran, Pria Gorontalo Ini Pilih Jadi Tukang Kayu yang Sukses
Sejak sepuluh tahun lalu, ia memutuskan untuk menekuni profesi sebagai tukang kayu di Kota Gorontalo, dan ia pun meraih kesuksesan dengan caranya send
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Anas-Hulalata-ditemui-di-tempat-kerjanya-Sabtu-1852024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Kota Gorontalo -- Berbeda dengan kebanyakan orang yang mendambakan pekerjaan kantoran dengan gaji tinggi, Anas Hulalata (54) justru memilih jalan hidup yang berbeda.
Sejak sepuluh tahun lalu, ia memutuskan untuk menekuni profesi sebagai tukang kayu di Kota Gorontalo, dan ia pun meraih kesuksesan dengan caranya sendiri.
Anas mengaku sebelumnya pernah bekerja sebagai pegawai di salah satu media swasta di Gorontalo.
Namun, karena merasa terikat dengan jam kerja yang kaku dan kurang memiliki kebebasan, ia akhirnya memilih untuk keluar dan beralih profesi.
"Dulu pernah kerja di kantor, cuma terikat sekali waktunya. Akhirnya saya keluar untuk ini (tukang kayu)," kata Anas kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (18/5/2024).
Baca juga: Sampah Menggunung di Jalan Madura, Warga Resah, DLH Ancam Denda Rp 500 Ribu
Jiwa seni Anas sudah melekat pada kayu sejak kecil. Ia sering membantu orang tuanya yang juga berprofesi sebagai tukang kayu.
Namun, saat itu ia masih ragu dan memilih untuk bekerja di perusahaan.
Kini, setelah sepuluh tahun menekuni pekerjaan ini, Anas merasa mantap dengan pilihannya.
Bengkel kayunya yang sederhana, namun cukup untuk mengerjakan tiga sampai empat proyek, menjadi tempatnya menuangkan kreativitas dan menghasilkan karya-karya yang indah.
Anas hanya bekerja dari pagi hingga sore hari, ia mampu menyelesaikan proyeknya dengan cepat.
Hal ini dikarenakan ia ingin memiliki waktu luang untuk beristirahat dan bersantai.
Namun, Anas tidak menutup kemungkinan untuk lembur jika ada target pelanggan yang harus dikejar.
"Tidak seringlah, cuman sesekali saja lembur. Biasanya sebelum malam sudah selesai menukangnya," tambahnya.
Anas menerima berbagai macam pesanan produk jadi kayu, seperti kursi, meja, gerai untuk berjualan, hingga gazebo.
Ia bahkan mampu membuat produk hanya dengan melihat gambar saja, tergantung kriteria dan desain yang diinginkan pelanggan.
Baca juga: Mentan Andi Amran Diundang Panen Raya Padi di Pohuwato, Bupati Saipul Antar Langsung Undangan