Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumbar
Update Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumatera Barat: 43 Orang Tewas, BNPB Segera Tinjau Lokasi
Update korban banjir bandang lahar dingin di Sumatera Barat bertambah dari 37 orang menjadi 43 orang meinggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jalan-rusak-terlihat-pasca-banjir-bandang-dan-aliran-lahar-dingin-gunung-berapi-di-Tanah-Datar.jpg)
"Lahar hujan yang terjadi terutama karena adanya endapan material hasil erupsi Gunung Marapi yang masih terendap di lereng-lereng, utamanya lereng atas yang kemudian tersapu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," ungkapnya.
Curah hujan yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir menyebabkan penahanan air di bagian hulu sungai karena terjadinya longsor dan pengendapan material batuan.
Akibatnya, materi yang terakumulasi ini mengakibatkan terjadinya banjir bandang ke arah hilir sungai.
"Air yang tertahan ini terakumulasi mengakibatkan desakan atau dorongan kanan menjebol timbunan endapan batuan-batuan atau tanah di bagian hulu, sehingga terjadi aliran yang sangat cepat, yang mampu untuk mendorong atau mengangkut tanah-tanah bebatuan kadang beserta pohon yang tercabut akarnya ke arah hilir, itulah banjir lahar hujan," tuturnya. (*)
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Dibungkus Sarung di Tangsel, Motif Diduga Karena Sakit Hati
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Update Korban Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi: 43 Orang Meninggal, Kepala BNPB akan Tinjau Lokasi, https://www.tribunnews.com/regional/2024/05/13/update-korban-banjir-lahar-dingin-gunung-marapi-43-orang-meninggal-kepala-bnpb-akan-tinjau-lokasi?page=2
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Sri Juliati