Senin, 9 Maret 2026

Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumbar

Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumatera Barat: Dua dari 37 Korban Belum Teridentifikasi, 17 Hilang

Banjir bandang lahar dingin di Sumatera Barat telah menewaskan 37 orang, dengan dua di antaranya masih belum teridentifikasi.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumatera Barat: Dua dari 37 Korban Belum Teridentifikasi, 17 Hilang
Tribunnews.com
Banjir bandang lahar dingin di Sumbar 

TRIBUNGORONTALO.COM — Banjir bandang lahar dingin di Sumatera Barat telah menewaskan 37 orang, dengan dua di antaranya masih belum teridentifikasi.

Hujan lebat di daerah hulu Gunung Marapi memicu banjir bandang lahar dingin yang melanda Sumatra Barat pada Sabtu (11/5/2024) malam.

Dampaknya cukup parah terutama di empat kabupaten:

  1. Agam
  2. Tanah Datar
  3. Padang Panjang
  4. Padang Pariaman

"Hingga Minggu (12/5/2024) pukul 21.00 WIB tercatat total korban meninggal dunia akibat bencana ini mencapai 37 orang," ungkap Abdul Muhari selaku Kapusdatin BNPB, Senin (13/5/2024) yang dikutip dari Tribunnews.com.

Berikut rincian jumlah korban meninggal, dimana sebanyak 35 jenazah berhasil diidentifikasi.

  • Kabupaten Agam 19 orang
  • Kabupaten Tanah Datar sembilan orang
  • Kabupaten Padang Panjang dua orang
  • Kabupaten Padang Pariaman tujuh orang
  • Dua jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi


Baca juga: Kemendikbudristek Soal Kecelakaan Maut di Subang: Sekolah Harus Utamakan Keselamatan Siswa

 

"Adapun perubahan jumlah korban disebabkan dinamika laporan dari masyarakat yang kemudian disesuaikan dengan catatan korban ditemukan, dan yang masih dalam pencarian oleh Basarnas dan TNI-POLRI," ungkap Muhari.

Pada malam Minggu, upaya pencarian dan penyelamatan dihentikan sementara karena kondisi di wilayah terdampak minim penerangan dan adanya peringatan tentang potensi hujan deras di daerah hulu.

Sebanyak 17 orang dilaporkan hilang, dengan rincian 14 orang berasal dari Kabupaten Tanah Datar dan tiga lainnya dari Kabupaten Agam.

Penangguhan tersebut akan berlanjut hingga hari ini.

Baca juga: Presiden Jokowi di The Park Kendari Sulawesi Tenggara: Makan Nasi Goreng hingga Bagikan Kaos

Pos Pengamatan Gunung Marapi mencatat peningkatan intensitas hujan di Stasiun Batu Palano sejak Minggu (12/5/2024) pukul 20.35 WIB.

"Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi agar selalu waspada akan potensi risiko bahaya susulan. Warga diharap melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman," tuturnya. (*)

 

 

 

 

(TribunGorontalo.com/Tita Rumondor)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dua dari 37 Jenazah Korban Banjir Lahar Dingin di Sumbar Belum Teridentifikasi, 17 Korban Hilang, https://www.tribunnews.com/nasional/2024/05/13/dua-dari-37-jenazah-korban-banjir-lahar-dingin-di-sumbar-belum-teridentifikasi-17-korban-hilang
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved