Liputan Lahan Sawah
Lahan Sawah di Kota Gorontalo Tergerus Pembangunan, Dinas Pertanian Komitmen Sisakan 250 Hektare
Lahan persawahan di Kota Gorontalo terus tergerus pembangunan hingga kian menyempit.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/lahan-sawah-di-Kota-Gorontalo-dddd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Lahan persawahan di Kota Gorontalo terus tergerus pembangunan hingga kian menyempit.
Per tahun 2024, lahan pertanian di Kota Gorontalo sisa 741 hektare. Jumlah ini memang kian merosot mengingat pada 2022 sekitar 760 Hektare.
Bahkan di Dumbo Raya, Hulonthalangi, dan Kota Selatan sudah tidak ada lahan pertanian lagi.
Hal ini menjadikan banyak petani yang beralih pekerjaan. Namun karena ini di wilayah Kota Gorontalo, pihak dinas pertanian mewajarkan hal tersebut.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Kota Gorontalo, Yurita T. Walangadi mengatakan Kota Gorontalo sebagai kota yang besar dan pusat perdagangan serta jasa terus melakukan pembangunan.
"Kan sebagai pusat perdagangan dan jasa, jadi wajar kalau ada pembangunan di sini," kata Yurita kepada TribunGorontalo.com, Kamis (2/5/2024).
Akan tetapi pihaknya telah berkordinasi dengan dinas lain untuk membatasi lahan yang bisa dialihfungsikan.
Yakni sekitar 250 hektare di beberapa area Kota Gorontalo. Luas itu dikatakannya tidak akan mendapatkan izin pembangunan selama 20 tahun ke depan.
Namun jika terjadi emergency pihaknya akan menginzinkan dan mengganti ke lahan lainnya.
"Kan tidak ditau-tau ada apa di depan. Tapi kami sudah kordinasi itu tidak akan terjamah," tambahnya.
Pihaknya telah memaksimalkan hasil panen yang ada untuk mendapatkan setengah dari kebutuhan di Kota Gorontalo.
Dari sekitar 22 ribu ton, mereka berhasil mendapatkan 11,99 ribu ton pada tahun 2023.
Angka itu didapati dari penanaman yang digenjot. Biasanya dua kali penanaman dalam setahun, saat ini dinaikkan ke tiga kali.
"Tapi kita engga pernah kekurangan beras, karena di sini pusatnya. Beda sama daerah lain," tutupnya.
Melihat kondisi merosotnya lahan pertanian, Sutar (30), Petani, mengatakan ia malah terpanggil ke Kota Gorontalo untuk mengerjakan pembajakan.
| Luas Sawah Produktif di Pohuwato Gorontalo Capai Lebih 3 Ribu Hektar |
|
|---|
| Terjadi Penyusutan Luas Sawah di Kabupaten Gorontalo |
|
|---|
| Cerita Usman, Petani Gorontalo Siap Alih Pekerjaan Setelah 29 Tahun |
|
|---|
| 4.000 Hektare Lahan Sawah di Kabupaten Gorontalo Beralih Jadi Kebun Hortikultura |
|
|---|
| 3.899 Hektare Lahan Sawah Padi di Boalemo Gorontalo, 2.570 Lahan Beralih ke Jagung dan Sawit |
|
|---|