Erupsi Gunung Ruang

Dampak Erupsi Gunung Ruang, Warga Manado Alami Sesak Napas

Abu Vulkanik dari letusan gunung tersebut menyebar baik ke wilayah terdekat dari lokasi gunung, hingga ke wilayah kota sekitarnya.

Editor: Rafiqatul Hinelo
TribunGorontalo.com
Gunung Ruang, Sulawesi Utara (Sulut) kembali meletus pada Selasa dini hari (30/4/2024). 

Diperpanjangnya penutupan Bandara Sam Ratulangi tersebut karena masih ada paparan abu vulkanik di wilayah Sulawesi UTara.

Hal tersebut disampaikan oleh GM Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti.

"Pertimbangannya demi keselamatan. Abu vulkanik berbahaya bagi mesin pesawat," ujar Maya, dikutip dari TribunManado.co.id, Rabu (1/5/2024).

Pihak bandara dan sejumlah pihak terkait pun akan terus memantau perkembangan erupsi Gunung Ruang di Kepulauan Sitaro.

1.000 Lebih Warga Dievakuasi KRI Kakap-811

Sementara itu, Kadispen Lantamal VIII Letkol Laut (P) Rudi Tandirerung mengatakan ada seribu lebih warga yang dievakuasi menggunakan KRI Kakap-811.

Warga tersebut diangkut dari Tagulandang Sitaro ke Dermaga Satrok Lantamal VIII di Bitung, Sulawesi UTara.

"Total sampai hari ini, 1.039 warga yang dievakuasi dari Tagulandang, dari tahap awal kejadian," ujar Rudi, Rabu (1/5/2024) malam.

Proses evakuasi juga berlangsung hingga dini hari.

"Begitu tiba, warga korban seluruhnya ada keluarga di Bitung serta di Manado. Dan akan dijemput oleh keluarga mereka," katanya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terdampak Erupsi Gunung Ruang, Warga Manado Dilarikan ke RS karena Sesak Napas.
Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Febri Prasetyo

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved