Erupsi Gunung Ruang
Pesawat Lion Air Batal Terbang dari Bandara Djalaluddin dampak Abu Vulkanik Gunung Ruang Sulut
Erupsi Gunung Ruang yang terjadi pada dini hari tadi memaksa otoritas bandara untuk menutup bandara demi keselamatan penerbangan.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pesawat-Lion-Air-batal-terbang-dari-Bandara-Djalaludin-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Aktivitas penerbangan di Bandara Djalaluddin Gorontalo lumpuh sementara pada Selasa (30/4/2024) siang ini.
Erupsi Gunung Ruang yang terjadi pada dini hari tadi memaksa otoritas bandara untuk menutup bandara demi keselamatan penerbangan.
Penutupan bandara ini berakibat pada pembatalan beberapa penerbangan, salah satunya Lion Air JT-793 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta.
Pesawat tersebut terbang dari Gorontalo menuju Makassar sore ini namun kemudian dibatalkan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Aktivitas Bandara Djalaludin Gorontalo Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang
Sementara itu, Penerbangan Garuda Indonesia GA-643 rute Gorontalo - Jakarta dikabarkan mengalami penundaan terbang.
Aktivitas penerbangan di Bandara Djalaludin, Gorontalo, terpaksa ditutup sementara pada Selasa (30/4/2024) siang ini.
Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi keselamatan menyusul erupsi Gunung Ruang, Sulawesi Utara yang terjadi pada dini hari tadi.
Menurut informasi yang diperoleh, erupsi Gunung Ruang mengeluarkan abu vulkanik yang cukup tebal, sehingga membahayakan penerbangan.
Keputusan penutupan bandara diambil oleh pihak otoritas penerbangan untuk memastikan keselamatan para penumpang dan kru pesawat.
Baca juga: BREAKING NEWS: Mobil Terjun ke Jurang Boalemo Gorontalo
"Sesuai hasil pengamatan aktivitas abu vulkanik Gunung Ruang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara," tulis otoritas Bandara Djalaludin Gorontalo dalam selebaran resminya.
Adapun penutupan sementara operasional bandara di Isimu, Kabupaten Gorontalo ini akan dilakukan hingga 16.00 Wita hari ini.
Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani menjelaskan, penutupan bandara ini sesuai NOTAM No. C0575/24 NOTAMN.
"Ringkasan isi NOTAM adalah penutupan sementara Bandara Djalaluddin Gorontalo akibat dampak abu vulkanik Gunung Ruang, Kab. Sitaro, Sulawesi Utara," ungkap Joko.
Ia membenarkan jika penutupan sementara bandara ini dilakukan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang, yang saat ini telah meluas hingga Ruang Udara Bandara Djalaluddin Gorontalo.
"(Abu ini) mengganggu keselamatan penerbangan di wilayah Provinsi Gorontalo," tukasnya. (*)