Selasa, 3 Maret 2026

Lebaran 2024

Yuk Simak Tata Cara dan Takaran Zakat Penghasilan atau Zakat Profesi

Simak tata cara menghitung zakat penghasilan atau dikenal dengan istilah zakat profesi. 

Editor: Rafiqatul Hinelo
zoom-inlihat foto Yuk Simak Tata Cara dan Takaran Zakat Penghasilan atau Zakat Profesi
istock
Ilustrasi zakat penghasilan 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Simak tata cara menghitung zakat penghasilan atau dikenal dengan istilah zakat profesi. 

Jika seorang muslim sudah bekerja, maka ia terhitung sudah wajib membayar zakat.

Ia wajib membayar zakat dari harta yang dimiliki pada saat pendapatan atau penghasilan diterima.

Jenis penghasilan yang dimaksud dalam klasifikasi zakat ini adalah misalnya gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lainnya yang diperoleh dengan cara halal.

Membayar zakat tentunya tidak sembarangan.

Melansir Tribunnews.com, tata cara dan takarannya harus sesuai dengan aturan yang telah Allah tetapkan.

Sebagai panduan, simak cara menghitung zakat penghasilan berikut ini:

Mengutip dari laman Baznas, seseorang dikatakan sudah wajib menunaikan zakat penghasilan apabila ia penghasilannya telah mencapai nishab zakat pendapatan sebesar 85 gram emas per tahun.

Diketahui, nishab zakat penghasilan pada 2024 yakni senilai 85 gram emas atau setara dengan Rp82.312.725 per tahun atau Rp6.859.394 per bulan.

Cara Hitung Zakat Penghasilan

Zakat penghasilan dapat ditunaikan setiap bulan dengan nilai nishab perbulannya yakni setara dengan nilai seperduabelas dari 85 gram emas dengan kadar 2,5 persen.

Sehingga apabila penghasilan setiap bulan telah melebihi nilai nishab bulanan, maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5 persen dari penghasilannya tersebut.

Jika penghasilan dalam 1 bulan tidak mencapai nishab, maka hasil pendapatan selama 1 tahun dikumpulkan atau dihitung.

Kemudian zakat ditunaikan jika penghasilan bersihnya sudah cukup nishab.

Sehingga zakat penghasilan dapat dihitung dengan cara sebagai berikut:

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved