Keluh Kesah Warga
Roboh Jembatan Penghubung Desa Petani Taluditi Gorontalo, Aktivitas Terhambat
Robohnya jembatan ini menimbulkan dampak serius terhadap aktivitas pertanian dan mobilitas penduduk setempat di Desa Panca Karsa Dua dan Desa Marisa L
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato -- Sebuah peristiwa terjadi di Desa Panca Karsa Dua, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Jembatan kayu yang menjadi akses utama bagi para petani di desa tersebut roboh secara tiba-tiba pada Minggu (31/04/2024).
Robohnya jembatan ini menimbulkan dampak serius terhadap aktivitas pertanian dan mobilitas penduduk setempat di Desa Panca Karsa Dua dan Desa Marisa Lima.
Jembatan yang roboh tersebut merupakan salah satu infrastruktur vital yang menghubungkan Desa Panca Karsa Dua dengan wilayah sekitarnya.
Baca juga: Gudang 27 Diserbu Pembeli Jelang Lebaran Idulfitri di Gorontalo, Jalan Sekitar Macet
Berbentuk sederhana namun penting, jembatan tersebut digunakan oleh petani setempat.
Terutama jembatan ini berguna untuk mengangkut hasil pertanian ke pasar serta mempermudah akses menuju lahan pertanian.
Kepala Desa Panca Karsa Dua, Budi Mulyono, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian ini.
Ia mengatakan bahwa jembatan tersebut merupakan urat nadi bagi perekonomian masyarakat di desanya.
"Sungguh disayangkan. Jembatan ini menjadi akses utama bagi warga untuk mengangkut hasil panen mereka. Dengan robohnya jembatan ini, aktivitas ekonomi masyarakat terhambat," ungkap Budi.
Baca juga: Penjual Curhat Lampu Botol Tumbilotohe Gorontalo tak Laku, Minyak Tanah Justru Laris
Budi menambahkan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah Pohuwato untuk perbaikan jembatan, namun belum ada tindak lanjut yang dilakukan.
"Sudah berkali-kali kami sampaikan, tapi belum ada perbaikan dari pemerintah. Sekarang sudah terjadi, jembatannya sudah roboh. Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk membangun kembali jembatan ini," tegasnya.
Robohnya jembatan ini menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah daerah untuk lebih serius memperhatikan infrastruktur di pedesaan.
Jembatan bukan hanya akses untuk mobilitas, tetapi juga urat nadi bagi perekonomian masyarakat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jembatan-Ambruk-di-Kecamatan-Taluditi.jpg)