Selasa, 17 Maret 2026

Tumbilotohe

Tumbilotohe dari Botol Kaca Mulai Tergerus Lampu Tumblr, Iin Sutomo: Itu Bukan Budaya Gorontalo

Iin Sutomo penjual botol kaca di Kota Gorontalo mengungkapkan dirinya menyiapkan botol kaca selama setahun.

Tayang:
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Tumbilotohe dari Botol Kaca Mulai Tergerus Lampu Tumblr, Iin Sutomo: Itu Bukan Budaya Gorontalo
TribunGorontalo.com, Prailla
Iin Sutomo, penjual lampu botol di Kota Gorontalo 

Di saat pandemi covid-19 pun Iin tetap jualan. Pendapatan Iin di masa pandemi disebut meningkat drastis.

“Sudah lima tahun saya jualan tapi nanti di masa covid memang laris, bahkan masih banyak yang mau beli tapi botolnya sudah habis,” jelasnya.

Iin mematok harga botol kaca seharga Rp5 ribu untuk empat botol kaca, sedangkan sumbunya seharga Rp500 rupiah dan minyak tanah diharga Rp35 ribu untuk ukuran 1,5 liter.

Baca juga: Tanda Tradisi Tumbilotohe Gorontalo Semakin Dekat, Penjual Lampu Botol Bermunculan di Pasar Tilamuta

Yatno
Yatno Umar (Foto: TribunGorontalo.com)

Di tempat lain, Yatno Umar, warga Gorontalo mulai menjual lampu botol di lorong japangi, Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo

Pria berusia 48 tahun ini menjual lampu botol sejak tahun 2021.

Yatno menyebut setiap tahunnya pembeli lampu botol miliknya meningkat.

Setiap ramadan selalu menyiapkan 10 karung botol kaca yang dikumpulkan dari kafe dan tempat sampah.

Dari hasil penjualan lampu botol inilah Yatno menafkahi istri dan keempat anaknya.

“Modal saya hanya sumbu,” lanjutnya.

Botol kaca dijual Yatno seharga Rp 1000 per botol. Sedangkan sumbu-sumbu Rp500 per satuan.

Ia juga menjual minyak tanah Rp35 ribu per 1,5 liter.

“Dijual Rp31 ribu tapi saya jual kembali Rp35 ribu,” imbuhnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved