Selasa, 3 Maret 2026

Viral Nasional

Habis Ghisca Terbitlah Denisa, Mahasiswi Ini Raup Rp1,2 M Hasil Jualan Tiket Fiktif Konser Coldplay

Setelah Ghisca tertangkap karena menggelapkan uang tiket konser Coldplay di Jakarta, muncullah sosok mahasiswi bernama Denisa Agustin (22).

Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Habis Ghisca Terbitlah Denisa, Mahasiswi Ini Raup Rp1,2 M Hasil Jualan Tiket Fiktif Konser Coldplay
KOMPAS.com/Dzaky Nurcahyo
Denisa Agustin (22) ditangkap polisi atas dugaan penipuan penjualan tiket Coldplay, Selasa (26/3/2024) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Setelah Ghisca tertangkap karena menggelapkan uang tiket konser Coldplay di Jakarta, muncullah sosok mahasiswi bernama Denisa Agustin (22).

Menurut keterangan Wakasat Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan, Komisaris Henrikus Yossi, Denisa menjalankan dua modus.

Pertama, mahasiswi ini mengaku bahwa orang tuanya merupakan agen travel.

Modus ini untuk mengelabui calon pembeli supaya memesan tiket fiktif yang ditawarkan Denisa.

“Pelaku saat itu mengaku, orangtuanya memiliki kuota 150 tiket, termasuk beberapa tiket VIP,” jelas Yossi, Selasa (26/3/2024).

Tak cukup sampai di situ, Denisa membujuk orang lain dengan iming-iming 310 tiket Coldplay.

Aksi ini telah dilakukan Denisa sejak April 2023. Di mana Denisa membuat orang lain percaya bahwa ia memiliki stok 150 tiket Coldplay.

"Kemudian, pelaku berdalih punya koneksi dengan penyelenggara dan dia bisa menyediakan tiket dengan total 310 buah,” ungkapnya.

Ternyata modus ini berhasil meracuni setidaknya 30 orang. Jika ditotalkan, Denisa sukses meraup Rp1,2 miliar dari hasil penjualan tiket fiktif.

Baca juga: 2 Aleg DPRD Kota Gorontalo Diduga Terima Gratifikasi Rp800 Juta dari Proyek SPAM, Begini Kata Kejari

Kasus Denisa sempat mandek

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan baru dapat mengungkap kasus penipuan tiket konser Coldplay oleh Denisa setelah Chris Martin dkk manggung hampir lima bulan lalu.

Yossi mengakui bahwa penyidik menemui sejumlah tantangan dalam proses pengungkapan kasus ini.

"Intinya, ada serangkaian proses penyidikan yang perlu kami dalami, termasuk sejumlah alat bukti yang harus kami kumpulkan," ujar Yossi.

Dari 30 transaksi itu semua harus didalami satu per satu. Selain itu, penyidik juga sempat menemui tantangan ketika menggali modus operandi yang dilakukan Denisa.

Ghisca Debora

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved