Takjil Masjid Agung Gorontalo
Soal Takjil Buka Puasa di Masjid Agung Baiturahim Kota Gorontalo, Takmir Mengaku Nombok
Sebelumnya, seorang warga Gorontalo dengan akun RP di media sosial membagikan pengalamannya saat berbuka puasa di masjid tersebut.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Takmir-Masjid-Agung-Baiturrahim-Kota-Gorontalo-Romi-Bakir-saat-ditemui-TribunGorontalocom.jpg)
Apalagi, jumlahnya hanya dua biji dengan satu gelas air mineral, sehingga tidak sesuai dengan ekpektasi.
"Saya datang ke masjid ini bersama keluarga. Ingin memperlihatkan suasana buka puasa di masjid besar kebanggaan masyarakat kota gtlo [Gorontalo]," tulis RP.
Pada akhir takarirnya, RP mengungkapkan keherananya dengan menu takjil yang disajikan oleh takmir masjid Agung Baiturahman Gorontalo tersebut.
Kendati disponsori oleh 20 orang, termasuk pejabat dan pengusa, namun sangat berbeda kualitasnya dengan masjid-masjid di kawasan perumahan.
"Cuma saya heran dengan menu buka puasa yang disponsori lebih dari 20 orang ini. Sangat jauh berbeda dengan masjid lain bahkan sekelas masjid di perumahan tidak seperti ini," tutup RP dalam takarirnya.
Saat diakses TribunGorontalo.com Selasa pagi (26/3/2024), unggahan RP ini sudah dikomentari oleh 592 pengguna facebook dan 587 kali dibagikan. (*)