Takjil Masjid Agung Gorontalo
Soal Takjil Buka Puasa di Masjid Agung Baiturahim Kota Gorontalo, Takmir Mengaku Nombok
Sebelumnya, seorang warga Gorontalo dengan akun RP di media sosial membagikan pengalamannya saat berbuka puasa di masjid tersebut.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Takmir-Masjid-Agung-Baiturrahim-Kota-Gorontalo-Romi-Bakir-saat-ditemui-TribunGorontalocom.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Takmir Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo, Romi Bakir, harus rela tombok demi menyediakan buka puasa bagi para jamaah.
Hal ini terjadi karena beberapa pihak yang terjadwal untuk memberikan buka puasa tidak menepati.
Sebelumnya, seorang warga Gorontalo dengan akun RP di media sosial membagikan pengalamannya saat berbuka puasa di masjid tersebut.
RP merasa menu yang disediakan tidak sebanding dengan nama-nama besar donatur buka puasa.
Karena itu Romi menjelaskan, bahwa pada hari-hari tertentu memang tidak ada pihak yang memberikan buka puasa.
"Di jadwal ada 15 orang sponsor, tapi sampai detik berbuka tidak ada satupun yang memberikan," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (25/3/2024).
Agar para jamaah tetap bisa berbuka puasa di masjid, Romi dan pengurus masjid lainnya harus mencari solusi.
"Kita harus putar otak untuk beli kue," terangnya.
Meskipun demikian, nama-nama yang terjadwal tetap dibacakan sebagai pengingat.
Hal inilah yang kemudian membuat beberapa jamaah kecewa karena menu yang disajikan tidak sesuai ekspektasi.
"Kalau kita tidak berpikir, mungkin hanya air putih yang ada di situ," kata Romi.
Romi berencana untuk memberikan klarifikasi kepada para jamaah secara langsung untuk menjaga nama baik pengurus dan masjid.
"Mereka tidak tahu kondisinya, secara logika tidak mungkin hanya makanan seperti itu," tutup Romi.
Postingan Viral
Sebelumnya, sebuah unggahan facebook viral di Gorontalo. Ditulis oleh akun berinisial RP.