Minggu, 8 Maret 2026

Talkshow Tribun Gorontalo

Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya Singgung Masalah Tenaga Kerja hingga Stunting di Talkshow Tribun

Setelah sebulan sebelas Pj Gubernur Ismail Pakaya merasa ada tiga pr (pekerjaan rumah) yang perlu segera diatasi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya Singgung Masalah Tenaga Kerja hingga Stunting di Talkshow Tribun
TribunGorontalo.com
Pj Gubernur Gorontalo (kemeja putih)menjadi pembicara dalam talk show di Kantor TribunGorontalo.com, Kamis (21/3/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pj Gubernur Ismail Pakaya merasa ada tiga pekerjaan rumah (PR) pemerintah saat yang perlu segera diatasi.

Diketahui masa jabatan Ismail Pakaya sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo tinggal sebulan lagi.

Maka dari itu, ia menekankan pentingnya percepatan dalam menyelesaikan tiga hal berikut.

Tenaga Kerja

Pertama, penyerapan tenaga kerja. 

Menurutnya penyerapan tenaga kerja di wilayah Gorontalo adalah hal yang harus segera dilakukan.

Gorontalo sekarang masih didominasi pertanian. Karena itu sangat dibutuhkan pembukaan lapangan pekerjaan di sektor-sektor formal.

Potensi yang sangat besar untuk berkembang di sektor-sektor lain selain pertanian.

Karena itu akan dapat menyerap lapangan pekerjaan yang banyak dan merata di provinsi ini.

"Masa-masa yang akan datang berpeluang untuk anak-anak kita bekerja," ucap Ismail di talkshow "Tribun Mengawal Tiga Dasawarsa Kota Gorontalo dan Tiga Abad Kota Gorontalo", Kamis (21/3/2024).

Pemerintah memerlukan kolaborasi dari semua pihak demi meningkat lapangan di sektor formal. Termasuk semua pengusaha yang menggeluti sektor selain pertanian.

"Bukan hanya pemerintah tetapi juga melibatkan teman-teman di dunia usaha ya," pungkasnya.

Pengangguran dan kemiskinan

Diketahui pada Mei 2023, pengangguran di provinsi Gorontalo berjumlah 19.742 orang.

Selain itu pada November 2023, angkatan kerja di Gorontalo berjumlah 651 425 orang. Sedangkan pekerja di sektor formal hanya 36,27 persen.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved