BPBD PROVINSI GORONTALO
3 Cara BPBD Provinsi Gorontalo Antisipasi Bencana Alam, Paling Utama Aktifkan Pusdalops 1 x 24 Jam
Memasuki waktu rentan bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo siap siaga.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kantor-BPBD-Provinsi-Gorontalo-dan-Sofyan-Adjara-vggggg.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Memasuki waktu rentan bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo siap siaga.
Kesiap siagaan tersebut melalui tiga cara. Yaitu koordinasi dengan BPBD kabupaten kota, aktivasi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) 1 x 24 jam, dan monitoring di grup BMKG atau otoritas lainnya.
Menurut Penata Penanggulangan Bencana Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Provinsi Gorontalo, Sofyan Adjara, Pusdalops merupakan kegiatan paling utama untuk antisipasi dini terkait bencana alam.
"Jadi langkah kesiap siagaan kami itu dengan 3 cara tersebut, dan Pusdalops yang sering kami monitoring," ujar Sofyan saat ditemui, Senin (18/3/2024).
Ia mengakui, bahwa saat ini Provinsi Gorontalo masih masuk musim penghujan. Sehingga pihaknya memantau informasi dini tersebut melalui pantauan dari BMKG maupun Pusdalops.
Pusdalops sendiri menginformasikan terkait potensi bencana alam, seperti banjir, longsor, hingga gempa bumi.
Dengan adanya Pusdalops, BPBD Provinsi Gorontalo bisa mengantisipasi sejak dini terkait bencana alam tersebut.
"Kami tergabung di dalam grup Pusdalops, yang memang hampir setiap saat menginformasikan terkait potensi bencana alam," jelasnya.
Kata Sofyan, Pusdalops merupakan pusat data informasi terkait kebencanaan di Indonesia. Seluruh wilayah di Indonesia bencana alamnya terpantau melalui Pusdalops.
Di Pusdalops itu tercantum call center bagi warga yang ingin melaporkan jika terjadi bencana alam di sekitaran pemukimannya.
"Untuk call center bisa menekan 117. Warga yang mengadu nanti akan tersambung ke pusat dan mereka akan menyampaikan aduan itu ke BPBD Provinsi," imbuhnya.
Nantinya, BPBD Provinsi Gorontalo berencana membangun ruangan Pusdalops sendiri. Ruangan ini didesain khusus untuk memantau wilayah yang sering dan berpotensi terjadi bencana alam.
Untuk anggaran pembangunan ruangan tersebut telah dianggarkan, tinggal menunggu persetujuan dari pusat.
"Nanti untuk ruangan Pusdalops kami gunakan gudang kami. Jadi memang besar ruangannya dan disitu ada pemantauan dari cctv di masing-masing wilayah di Provinsi Gorontalo," tandasnya. (*) ADV
| BPBD Provinsi Gorontalo Sukses Tangani Banjir Bone Bolango, Ferdi Adam: Tinggal Kewenangan BWS |
|
|---|
| BPBD Sebut Gorontalo Rawan Likuifaksi, Ada Daerah Tak Bisa Dibangun Gedung Bertingkat |
|
|---|
| Gorontalo Rawan Gempa hingga Tanah Longsor, BPBD Imbau Masyarakat Pahami Mitigasi Bencana |
|
|---|
| BPBD Provinsi Gorontalo Sebut Gempa Magnitudo 6,4 Hanya Berdampak di Satu Wilayah |
|
|---|
| Soal Isu Gempa Megatrust di Gorontalo, BPBD Imbau Masyarakat Pesisir Pantai Siaga |
|
|---|