BPBD Provinsi Gorontalo
Gorontalo Rawan Gempa hingga Tanah Longsor, BPBD Imbau Masyarakat Pahami Mitigasi Bencana
BPBD Provinsi Gorontalo mengimbau masyarakat memahami mitigasi bencana.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelatihan-mitigasi-bencana-oleh-BPBD-Provinsi-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – BPBD Provinsi Gorontalo mengimbau masyarakat memahami mitigasi bencana.
Mitigasi bencana adalah upaya untuk mengurangi resiko terjadinya bencana, penyadaran, serta peningkatan kemampuan saat menghadapi ancaman bencana.
"Bencana kita tidak bisa perkiraan, hanya saja mitigasinya dari awal," ujar Ferdi Adam, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Provinsi Gorontalo, Selasa (24/9/2024).
Ia menyebut pihaknya sering melakukan mitigasi ke wilayah-wilayah yang rawan bencana di Provinsi Gorontalo.
Kata Ferdi, BPBD Provinsi Gorontalo kerap menyosialisasikan mitigasi bencana kepada masyarakat.
Ia memisalkan kasus bilamana terjadi gempa dan saat itu seseorang berada di gedung bertingkat.
"Kalau seperti itu, apa yang akan kita lakukan pertama kali?" ujarnya.
Baca juga: BPBD Provinsi Gorontalo Sebut Gempa Magnitudo 6,4 Hanya Berdampak di Satu Wilayah
Sebab, kondisi panik menyebabkan seseorang kebingungan.
Sehingga masyarakat perlu diedukasi untuk memberikan pengetahuan cara menghadapi bencana tertentu.
Provinsi Gorontalo disebut wilayah rawan bencana alam seperti gempa bumi, banjir, hingga tanah longsor.
"Sudah dari tahun-tahun lalu kita lakukan dan sampai sekarang," terangnya.
"Fokus kita adalah sosialisasi kepada masyarakat," tutupnya.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya