Gadis SMP Disekap dan Dirudapaksa 10 Pria, Ditemukan Tergeletak Tanpa Baju di Gubuk Reyot
Korban berinisial NA diculik, disekap selama tiga hari tanpa diberi makan, dan dirudapaksa oleh 10 pria secara bergiliran.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus mengerikan menimpa seorang siswi SMP berusia 15 tahun di Lampung Utara.
Korban berinisial NA diculik, disekap selama tiga hari tanpa diberi makan, dan dirudapaksa oleh 10 pria secara bergiliran.
"Korban disekap selama 3 hari tanpa diberi makan. Selama penyekapan itu, korban mengalami kekerasan seksual," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung, Komisaris Besar (Kombes) Umi Fadilah.
NA ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah gubuk reyot di tengah perkebunan pada Sabtu (17/3).
Tubuhnya hanya ditutupi daster lusuh, tanpa pakaian dalam, dan dalam kondisi lemah tak berdaya.
"Kondisi korban saat ditemukan sangat memprihatinkan di gubuk itu," kata dia.
Awalnya, pada Rabu (14/3), pelaku berinisial D mengajak korban untuk menonton pertandingan futsal.
Namun, di tengah jalan, D membawa NA ke sebuah gubuk di Desa Tanjung Baru. Di sana, 9 pelaku lainnya sudah menunggu.
NA disekap selama tiga hari tanpa diberi makan dan mengalami kekerasan seksual dari para pelaku.
Keluarga dan warga yang melakukan pencarian selama tiga hari akhirnya menemukan NA di gubuk tersebut.
Video detik-detik evakuasi NA beredar luas di media sosial dan mengundang keprihatinan publik.
Dalam video tersebut, NA terlihat digendong keluar dari gubuk dengan kondisi lemah dan hanya berdaster lusuh.
Di belakangnya, sang ibu menangis histeris melihat kondisi putrinya yang mengenaskan.
"Anak kami itu sudah tergeletak saja, sudah nggak berdaya nggak dikasih makan tiga hari, cuma dikasih minuman keras aja," kata L, ibu korban.
Para pelaku berhasil melarikan diri sebelum keluarga dan TNI tiba di lokasi.
Ibu korban, L, histeris dan menuntut keadilan atas apa yang menimpa putrinya. NA saat ini dalam kondisi trauma dan tidak stabil.
Polisi telah menangkap 3 pelaku, yaitu AD, DA, dan R. Sisanya masih buron dan dalam pengejaran.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera diungkap tuntas. Masyarakat mengecam tindakan bejat para pelaku dan menuntut hukuman setimpal.(*)
| Markas Scam Kamboja Terbongkar! Ternyata Ada Kantor Polisi dan Bank Palsu |
|
|---|
| Dijanjikan Kerja di Vietnam, Sakti Tangahu Warga Bolmut Malah Terjebak Penipuan Online di Kamboja |
|
|---|
| Kasus Dugaan Rudapaksa di Jambi, Dua Oknum Polisi Disebut Terlibat |
|
|---|
| Remaja 18 Tahun Jadi Korban Rudapaksa, Diduga Dua Pelaku Oknum Polisi, Ibu Lapor ke DPRD |
|
|---|
| Nenek 75 Tahun di Karawang Jadi Korban Rudapaksa, Pelaku Diduga Tetangga Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tangkap-layar-video-evakuasi-siswi-SMP.jpg)