Senin, 9 Maret 2026

Ramadan Gorontalo 2024

Tuu Pakaya Berhasil Jual 50 bungkus Kue Takjil Buka Puasa di Pohuwato Gorontalo

Tuu Pakaya, warga Desa Lemito, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo berhasil menjual 50 bungkus kue takjil buka puasa pada hari pertama puasa Ramada

Tayang:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Tuu Pakaya Berhasil Jual 50 bungkus Kue Takjil Buka Puasa di Pohuwato Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/RAHMAN HALID
Tuu Pakaya, warga Desa Lemito, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo berhasil menjual 50 bungkus kue takjil buka puasa pada hari pertama puasa Ramadan 2024 

TRIBUNGORONTALO.COM - Tuu Pakaya, warga Desa Lemito, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo berhasil menjual 50 bungkus kue takjil buka puasa pada hari pertama puasa Ramadan 2024

Desa Lemito menjadi saksi keceriaan masyarakatnya dalam menyambut buka puasa Ramadan pertama.

Sejumlah pedagang kue takjil turut memeriahkan acara ini dengan menyediakan beragam jenis kue takjil dan minuman segar untuk disantap saat berbuka.

Tuu Pakaya (49), pedagang kue takjil, menceritakan kegembiraannya atas antusiasme warga dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Dari sejumlah jenis kue takjil yang ditawarkan, antara lain kue balapis, dadara, apangcolo, dan popolulu.

Semua kue takji ini dijual dengan harga Rp. 5.000 per bungkus mika.

Sementara itu, untuk minuman segar, tersedia es buah dan es pisang ijo dengan harga Rp. 7.000 per gelas.

Kombinasi yang beragam ini memberikan variasi pilihan bagi warga Desa Lemito untuk menikmati hidangan saat berbuka puasa.

Tuu Pakaya juga menjelaskan bahwa dalam hitungan beberapa jam, sejumlah jenis kue takji yang dijualnya telah hampir habis terjual.

Hanya tersisa kue balapis dan minuman es buah yang diburu warga Desa Lemito, Khusus Lemito Pantai.

"Pada hari pertama Ramadan ini, banyak warga yang antusias membeli takji untuk menu buka puasa. Saya sendiri berhasil menjual hampir 50 bungkus kue takji dari semua jenis, hampir habis tak tersisa. Ini sungguh menggembirakan," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan merasa senang melihat antusiasme warga pada hari pertama Ramadan yan berburu takjil

Hal itu membuktikan, masyarakat masih sangat antusias merasakan kembali kebiasaan berburu takjil masyarakat di bulan Ramadan.

"Ramadan kita mencari khidmat puasa, dan saya senang mereka berburu takjil sama seperti biasanya, tutupnya. =

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved