Pemkot Gorontalo
Pesan Wali Kota Gorontalo Marten Taha saat Acara Adat Motenggeyamo
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha memberikan sambutan dalam acara adat Motenggeyamo di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Minggu (10/03/2024) malam
Penulis: Andika Machmud | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Marten-Taha-88999.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Marten Taha memberikan sambutan dalam acara adat Motenggeyamo di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Minggu (10/03/2024) malam
Marten Taha menjelaskan bahwa pemerintah kota sudah mendengarkan konferensi pers yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama.
"Kita sudah dengarkan dengan cermat konferensi pers, hasil sidang isbat," ungkapnya saat memberi sambutan.
Pengumuman puasa tersebut, ungkap Marten, jatuh pada 12 Maret 2024.
"Artinya kita melaksanakan puasa pada 1 Ramadan itu mulai 12 Maret 2024," ungkapnya.
Meski beberapa saat telah mendengar organisasi islam lain telah mengumumkan dan melaksanakan shalat Tarawih, ungkap Marten, namun dirinya menjelaskan terjadinya perbedaan adalah hal yang lumrah.
Marten mengungkap justru adanya perbedaan itu harusnya bisa saling menyatukan.
ApalagiRamadan adalah bulan yang paling ditunggu oleh umat muslim di seluruh dunia, terkhususnya Kota Gorontalo.
"Mari kita sambut dengan penuh suka cita untuk kita isi (bulan Ramadan) dengan seluruh amal," ungkapnya.
Marten melihat jika daerah yang dikenal dengan Serambi Madinah tersebut sangat berbeda suasananya ketika menjelang dan saat menjalani bulan Ramadan.
Selain itu, Marten mengaku bahwa dirinya telah menandatangani surat edaran khusus untuk bulan Ramadan.
Surat edaran tersebut adalah agar seluruh aktivitas dan kegiatan yang bernuansa di luar religi dan berpotensi mengganggu aktivitas Ramadan itu dihentikan.
"Kalo untuk film, jangan memutar film yang mengganggu ibadah atau jalannya puasa, kita ingin semua teratur dan tertib," jelasnya.
Selain itu, Marten menjelaskan misi dari pemerintah kota adalah mewujudkan masyarakat Kota Gorontalo yang religi.
"Religi itu bagian penting dari pembinaan akhlak masyarakat," ungkapnya.
Marten menghimbau suasana Ramadan disemarakkan dengan kegiatan religi.
Pemerintah Kota Gorontalotelah menyusun dan menjalankan sembilan program.
"Salah satu dari sembilan program tersebut adalah tadarus Al-quran," jelasnya.
Kemudian ada pun kegiatan Tarawih keliling yang sekaligus melakukan syiar agama dan sosialisasi program pemerintah ke depan.
Ada juga Gerakan Shalat Subuh Berjamaah, yaitu kegiatan yang Marten meminta seluruh masyarakat agar datang ke masjid.
"Pemerintah nanti akan menjadi contoh bagi masyarakat. Datanglah ke masjid, baca Al-quran kemudian shalat Subuh," jelasnya.
Selain itu, Marten menyebut jika HUT Kota Gorontalo nanti kegiatan akan mayoritas bernuansa religi.
Marten berharap, jika anak-anak muda di Kota Gorontalo itu diarahkan ke arah yang baik.
"Jangan membina anak muda itu jauh dari keagamaan, kita harus arahkan mereka agar arahnya baik," tutupnya.
| Badut Beraktivitas di Jalan Raya Gorontalo Diamankan, Ini Penjelasan Regulasi Resminya |
|
|---|
| Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea Sepakati Nilai Zakat Fitrah Ramadan 2026, Ini Besarannya |
|
|---|
| Adhan Dambea Rencana Tata SKB Kota Gorontalo Nyaman Serupa Hotel, jadi Pusat Kegiatan ASN |
|
|---|
| Wali Kota Gorontalo Tinjau Lahan di Buliide, Disiapkan untuk TPST Program Bantuan World Bank |
|
|---|
| Instruksi Wali Kota Adhan Dambea, ASN Pemkot Gorontalo Akan Beberes 30 Menit Sebelum Kerja |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.