Ramadan Gorontalo 2024

Sejarah Masjid Sabilurrasyad Universitas Negeri Gorontalo, Berkapasitas 2500 Jemaah

Masjid Sabilurrasyad dimiliki Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini memiliki sejarah tersendirinya.

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Husnul
Masjid Sabilurrasyad di Universitas Negeri Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Inilah Masjid Sabilurrasyad Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini memiliki sejarah tersendiri.

Masjid yang sering disebut Maskam (Masjid Kampus) ini berlokasi Jl Jendral Sudirman, Kelurahan Wumialo, Kota Tengah, Gorontalo. Jaraknya sekitar 200 meter dari gerbang UNG.

Menurut Ketua Badan Takmirul, Abdul Haris, masjid Syabilurrasyad dibangun pada tahun 1986.

"Sejarahnya masjid Sabilurrasyad didirikan dari sumbangan Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila yang diketuai Presiden Soeharto waktu itu," jelasnya.

Seiring waktu, kapasitas masjid bertambah. Kini bisa menampung ribuan jemaah.

Karena meningkatnya jemaah, masjid ini direnovasi pada 2013 lalu. Keseluruhan gedung dirobohkan. Hanya tersisa pondasi masjid.

"Saat renovasi itu kita ratakan semua, kemudian kita bangun yang baru. Mengingat jemaah semakin bertambah," imbuhnya.

Masjid Sabilurrasyad memiliki bangunan tiga tingkat yang mampu menampung kurang lebih 2500 jemaah.

Di lantai dasar dikhususkan bagi jemaah wanita, sementara lantai dua dan tiga untuk pria. Kemudian, untuk tempat imam berada di lantai dua.

Masjid Sabilurrasyad  02
Potret jemaah di Masjid Sabilurrasyad seusai shalat Jumat

Baca juga: Apa Itu Doa Arwah? Tradisi Masyarakat Gorontalo saat Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Pada 2016, masjid yang menjadi tempat ibadah civitas akademika UNG itu diresmikan oleh Diresmikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Muhammad Nasir.

Takmirul Masjid Sabilurrasyad memiliki program tausiyah setiap sebelum shalat tarwih.

Juga kajian islami pasca shalat zuhur, shalat tahujud berjemaah, hingga buka puasa bersama.

Tausiyah sebelum shalat tarwih, kata Haris, pelaksanaannya sepanjang bulan ramadan. Sementara untuk salat tahajud berjemaah, dilaksanakan pada malam ke 10 menjelang Idul Fitri.

Untuk buka puasa, paling banyak jemaah dari mahasiswa UNG.

"Paling ramai itu saat buka puasa, Itu jemaah kebanyakan dari mahasiswa yang berkisar sekitar 500-an jemaah," tandasnya. 

 

(TribunGorontalo.com/Husnul)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved