Jumat, 6 Maret 2026

Keluh Kesah Warga

Warga Kesulitan Air, Pemdes Bakti Gorontalo Pasang 12 Sumur Bor Senilai Rp 240 Juta

Dana ratusan juta itu kata Sekretaris Desa Bakti Ronal Jafar digunakan membangun 12 unit sumur bor. Kedalamannya rata-rata hingga 40 meter. 

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Warga Kesulitan Air, Pemdes Bakti Gorontalo Pasang 12 Sumur Bor Senilai Rp 240 Juta
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
Sekretaris Desa Bakti, Gorontalo, Ronal Jafar memperlihatkan air mengalir deras dari sebuah selang air. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pemerintah Desa (Pemdes) Bakti, Kabupaten Gorontalo menggelontorkan dana sebesar Rp 240 juta untuk menyelesaikan kesulitan air di wilayah itu. 

Dana ratusan juta itu kata Sekretaris Desa Bakti Ronal Jafar digunakan membangun 12 unit sumur bor. Kedalamannya rata-rata hingga 40 meter. 

Selain itu tercatat beberapa sumur bor juga dibangun di beberapa titik. Pembangunannya berasal dari dana corporate social responsibility (CSR). 

Desa Bakti sendiri menurut penjelasan Ronal, terdiri dari 1.002 kepada keluarga (KK) yang tersebar di enam dusun.

Dusun jalan trans tercatat memiliki 428 KK dan menjadi satu di antara enam dusun. Lima dusun lainnya berada di area utara dan selatan jalan trans.

Baca juga: Kisah Sumario Manebang 10 Tahun jadi Tukang Laminasi Kapal di Gorontalo

Kata Ronal, alokasi sumur bor lebih diprioritaskan untuk mereka yang di lima dusun, selain dusun jalan trans.

"Karena kita di Jalan Trans ini, sudah dapat layanan dari PDAM," ujarnya.

Tentang keluhan masyarakat soal masalah PDAM, Ronal menyebut bahwa itu bukan menjadi kewenangan mereka. 

"Nanti itu tanya saja ke PDAM," timpalnya. 

Ronal juga menjelaskan bahwa 12 sumur bor itu saat ini berfungsi dengan baik. 

Namun sebelumnya masyarakat mengeluhkan, satu unit sumur yang ada di wilayah mereka tidak berfungsi. 

Program pengadaan sumur bor kata Ronal, mereka telah mengalokasikan tiga sampai empat unit di setiap dusunnya. 

Namun karena terkendala masalah covid-19, sehingga dana lebih di fokuskan pada kegiatan-kegiatan sosial. 

Baca juga: Beralih Jualan Bakso di Gorontalo, Mantan Guru Honorer Raih Penghasilan Jutaan Rupiah

"Karena dana desa sudah ada programnya dari pusat, di mana lebih diprioritaskan untuk bantuan langsung tunai (BLT) dan ketahanan pangan. Nanti sisanya itu baru fisik," ulasnya. 

Di tahun 2024, Desa Bakti menganggarkan pembuatan satu unit sumur suntik, lokasinya berada di perbatasan antara Desa Bakti dan Desa Pulubala. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved