Mobil Damkar Pohuwato
Pemda Pohuwato Didesak Mahasiswa Segera Tambah Mobil Damkar
Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pohuwato, Rulis S. Daud, menyoroti kebijakan pemerintah yang dianggapnya kurang memperhatikan keselamatan wa
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kabupaten Pohuwato, Gorontalo disorot berbagai pihak lantaran hanya memiliki satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar).
Kondisi ini menuai keprihatinan, terutama dari kalangan aktivis mahasiswa dan masyarakat.
Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pohuwato, Rulis S. Daud, menyoroti kebijakan pemerintah yang dianggapnya kurang memperhatikan keselamatan warga.
Baca juga: Pakar Pertanian UGM Ungkap Penyebab Harga Beras Melonjak
"Mobil pemadam kebakaran bukan barang mewah, tapi kebutuhan mendesak! Pohuwato cukup luas, satu unit saja tidak cukup. Kami desak pemerintah segera tambah jumlahnya!" tegas Rulis.
Senada dengan Rulis, Ketua PMII Pohuwato, Taupik Dunggio, menekankan pentingnya mobil pemadam kebakaran sebagai upaya pencegahan bencana.
"Jangan tunggu ada kejadian dulu baru panik. Pemadam kebakaran harus siap dengan langkah antisipatif untuk meminimalisir kerugian," kata Taupik.
Baca juga: Kebakaran Mengancam Pohuwato, DPRD Provinsi Gorontalo Desak Pemkab Segera Sediakan Mobil Damkar
Kekhawatiran juga diungkapkan oleh masyarakat Marisa, Siti Rahma.
"Hanya satu mobil pemadam, bagaimana kalau terjadi kebakaran besar? Bagaimana menyelamatkan nyawa dan harta benda?" tanya Rahma.
Rahma menegaskan bahwa keselamatan adalah hak semua orang.
"Ini keselamatan bersama. Kalau mobil damkar hanya satu, itu perlu ditindaklanjuti!" tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/IMM-Pohuwato-desak-pemda-segera-pengadaan-mobil-damkar.jpg)