Human Interest Story
Senyum Darwin Merekah di Universitas Negeri Gorontalo, Senang Saksikan Anaknya Wisuda
Ia menjelaskan tiba di Kota Gorontalo sehari sebelum acara wisuda. Di Kota Gorontalo, Darwin memilih untuk menetap di perumahan.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-02-23_Darwin-Latinapa-bersama-keluarga.jpg)
Memiliki dua anak yang pernah menjalani prosesi wisuda, Darwin mengaku tidak pernah merasa kesulitan yang berarti untuk mempersiapkannya.
"Saya justru senang karena anak-anak sudah selesai pendidikan, (wisuda) ini sungguh menyenangkan untuk orang tua" ungkapnya.
Rencananya, Darwin akan mendukung Yusril agar bisa mengambil profesi ners di UNG.
Ia mengaku telah mendaftarkan anaknya untuk melanjutkan profesi atau cita-citanya tersebut.
"Saya harap anak ini bisa berguna untuk keluarga, negara itu yang paling penting," ucapnya.
Mirip dengan Darwin, Yansin Angsonge yang berasal dari Pohuwato memilih ke Kota Gorontalo sehari sebelum acara digelar.
Baca juga: Sosok Julianur Husain, Wanita Gorontalo yang Mengabdikan Diri untuk Sesama
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah jika ada keperluan anak yang perlu dicari ketika prosesi wisuda. Di Gorontalo, Yansin mengaku menetap di kos-kosan.
Melihat anaknya wisuda, pria 50 tahun itu mengaku hanya memberikan anaknya keleluasaan untuk anaknya meraih cita-cita.
"Kalau anak ada kemauan, ya jelas pasti ada jalan," ucapnya.
Ia mengaku lebih memilih untuk memberikan nasehat-nasehat kepada anaknya.
"Saya kasih nasehat misalnya kalo mau kuliah, kuliah yang benar," ungkapnya.
Ayah dari Nurliani Angsone datang ke lokasi wisuda lima menit sebelum acara dimulai.
Ia pun berharap jika nanti anaknya bisa menjadi anak yang berguna bagi masyarakat. (*)