Human Interest Story
Senyum Darwin Merekah di Universitas Negeri Gorontalo, Senang Saksikan Anaknya Wisuda
Ia menjelaskan tiba di Kota Gorontalo sehari sebelum acara wisuda. Di Kota Gorontalo, Darwin memilih untuk menetap di perumahan.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-02-23_Darwin-Latinapa-bersama-keluarga.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Darwin Latinapa bangga karena bisa menyekolahkan anaknya hingga sarjana.
Pria yang berasal dari Boalemo ini mengaku telah mempersiapkan diri untuk mengikuti wisuda dengan baik.
Ia menjelaskan tiba di Kota Gorontalo sehari sebelum acara wisuda. Di Kota Gorontalo, Darwin memilih untuk menetap di perumahan.
Baca juga: Tak Sabar Menunggu Barongsai, Warga Gorontalo Ramai-ramai ke Kelenteng di Malam Jelang Cap Go Meh
"Saya ini asalnya dari Boalemo, saya berangkat dari kemarin," ungkapnya pada TribunGorontalo.com, Kamis (22/02/2024).
Sekeluarga datang merayakan acara wisuda. Darwin mengaku usaha selama ini untuk menyekolahkan anaknya berhasil.
Darwin dan sekeluarga datang sengaja untuk merayakan anaknya yang berhasil meraih gelar sarjana.
Dari penuturan Darwin, ia datang ke lokasi gedung auditorium UNG sebelum pukul 07.00 Wita.
Ia memang berencana untuk mendampingi anaknya di dalam gedung saat melangsungkan acara wisuda.
Yusril Latinapa selaku anak kedua, diketahui sebelumnya meraih gelar D3 di Poltekkes.
"Dia itu (Yusril Latinapa) sebelumnya ambil sarjana keperawatan," ungkapnya.
Darwin memiliki tiga anak, ia mengungkap jika anak pertama dan kedua sama-sama mengambil profesi keperawatan.
Baca juga: Wali Kota Gorontalo Marten Taha Geram Pinjaman Online Semakin Masif di Kota Gorontalo
Untuk anak tertuanya yang telah menyelesaikan studi dan mengambil profesi ners.
Ia merasa senang dengan kemeriahan wisuda di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
"Pengalaman yang saya rasakan saat ini acaranya baik, pelayanan pada hari ini memang bagus," ungkapnya.
Apalagi, ucapnya, ia melihat acara tersebut sangat meriah dan diikuti oleh banyak mahasiswa.
Memiliki dua anak yang pernah menjalani prosesi wisuda, Darwin mengaku tidak pernah merasa kesulitan yang berarti untuk mempersiapkannya.
"Saya justru senang karena anak-anak sudah selesai pendidikan, (wisuda) ini sungguh menyenangkan untuk orang tua" ungkapnya.
Rencananya, Darwin akan mendukung Yusril agar bisa mengambil profesi ners di UNG.
Ia mengaku telah mendaftarkan anaknya untuk melanjutkan profesi atau cita-citanya tersebut.
"Saya harap anak ini bisa berguna untuk keluarga, negara itu yang paling penting," ucapnya.
Mirip dengan Darwin, Yansin Angsonge yang berasal dari Pohuwato memilih ke Kota Gorontalo sehari sebelum acara digelar.
Baca juga: Sosok Julianur Husain, Wanita Gorontalo yang Mengabdikan Diri untuk Sesama
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah jika ada keperluan anak yang perlu dicari ketika prosesi wisuda. Di Gorontalo, Yansin mengaku menetap di kos-kosan.
Melihat anaknya wisuda, pria 50 tahun itu mengaku hanya memberikan anaknya keleluasaan untuk anaknya meraih cita-cita.
"Kalau anak ada kemauan, ya jelas pasti ada jalan," ucapnya.
Ia mengaku lebih memilih untuk memberikan nasehat-nasehat kepada anaknya.
"Saya kasih nasehat misalnya kalo mau kuliah, kuliah yang benar," ungkapnya.
Ayah dari Nurliani Angsone datang ke lokasi wisuda lima menit sebelum acara dimulai.
Ia pun berharap jika nanti anaknya bisa menjadi anak yang berguna bagi masyarakat. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.