Masalah Sampah Gorontalo
Sampah Berserakan di Jalan Reformasi Kabupaten Gorontalo, Ganggu Pemandangan dan Pengguna Jalan
Jalan Reformasi merupakan akses alternatif kedua, bagi pengendara baik mobil maupun sepeda motor dari dan ke Kota Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-02-20_Sampah-menumpuk-di-bahu-jalan-Reformasi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto -- Tumpukan sampah menjadi pemandangan yang tidak sedap dipandang di Jalan Reformasi, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Jalan Reformasi merupakan akses alternatif kedua, bagi pengendara baik mobil maupun sepeda motor dari dan ke Kota Gorontalo.
Akses tersebut menjadi satu dari tiga jalan utama menuju ke Bandara Djalaluddin Gorontalo, selain Jalan Ahmad A. Wahab dan Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).
Baca juga: Spanduk Peringatan Dilarang Buang Sampah Berhasil Buat Warga Pohuwato Sadar
Membentang dari Kelurahan Kayubulan, Kelurahan Hepuhulawa dan berakhir di Kelurahan Hutuo.
Seorang warga mengeluhkan hal itu saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Selasa (20/2/2024).
Adalah Sarton Suna (32), salah satu pedagang yang sering mangkal di bahu jalan.
Sarton menyebut tumpukan sampah itu tidak diketahui pasti sumbernya dari mana.
"Kalau masyarakat sini yang buang kayaknya tidak mungkin. Mungkin masyarakat yang dari luar," ucap Sarton.
Baca juga: Bulog Gorontalo Ketambahan 3.300 Ton Beras di Februari 2024, Aman Stok hingga Idul Fitri
Ia pun menyebut, armada pengangkut sampah tidak setiap hari singgah mengangkut sampah-sampah tersebut.
"Jarang sekali mereka angkut," timpal Sarton.
Sarton berharap penanganan sampah tersebut segera diseriusi oleh dinas terkait.
"Apalagi banyak masyarakat yang sering lewat sini, termasuk saya sebagai pedagang pasti merasa terganggu," tutupnya. (*)