Pemilu Gorontalo 2024
Seorang Pengawas TPS di Gorontalo Meninggal Dunia, Bawaslu Beberkan Kronologi
Informasinya, pengawas PTPS ini bernama Rahim Hamid. Beredar ucapan belasungkawa untuknya yang dibagikan oleh pihak Bawaslu.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ucapan-belasungkawa-atas-meninggalnya-seorang-pengawas-TPS.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo berduka setelah seorang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) meninggal dunia.
Informasinya, pengawas PTPS ini bernama Rahim Hamid. Beredar ucapan belasungkawa untuknya yang dibagikan oleh pihak Bawaslu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Alexader Kabaa mengonfirmasi, jika Rahim merupakan petugas TPS 20, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Baca juga: Penghitungan Suara Pemilu di Tilongkabila Gorontalo Tertunda, Saksi Parpol Tuduh PPK Curang
Tetapi, Rahim sebetulnya tidak sempat mengikuti pengawasan di TPS. Sebab, ia telah dikabarkan sakit beberapa hari sebelum hari pencoblosan pada Rabu (14/2/2024).
"Info yang kami terima, beliau sudah tidak mengawas saat hari pemungutan suara," terangnnya.
Bukan hanya hari pencoblosan, Rahim juga disebut sudah tak lagi menyelesaikan bimbingan teknis (bimtek) pada 10 Februari 2024.
"Informasi yang kami terima dari pengawas kecamatan (panwascam), beliau izin di tanggal 10 karena sakit," beber Alex.
Setelah melawan sakit, pagi tadi Senin (19/2/2024), Rahim dinyatakan meninggal. Alex pun sebetulnya baru tahu kabar itu pagi tadi tersebut.
"Secara umum begitu, namun kami juga masih menunggu informasi lain," tutupnya. (*)