Sabtu, 7 Maret 2026

Kebakaran di Gorontalo

Sosok Bripda Yusran Lameo, Polisi di Gorontalo Tetap Pilih Jaga TPS Kendati Rumahnya Terbakar

Sosok Bripda Yusran Adiputra Lameo, polisi di Gorontalo yang memilih tetap menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat rumahnya kebakaran.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Sosok Bripda Yusran Lameo, Polisi di Gorontalo Tetap Pilih Jaga TPS Kendati Rumahnya Terbakar
DOK Yusran Adiputra Lameo
Bripda Yusran Adiputra Lameo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sosok Bripda Yusran Adiputra Lameo, polisi di Gorontalo yang memilih tetap menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat rumahnya kebakaran.

Diketahui, Bripda Yusran, anggota Biro SDM Polda Gorontalo yang mendapat tugas pengamanan 6 (enam) TPS di Desa Dumati, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Saat menjaga TPS, dia mendapat kabar duka dari Kapolsek Telaga Biru terkait kebakaran rumah di Desa Dulamayo Utara, Gorontalo terbakar pada Selasa 13 Februari 2024 sekitar pukul 13.00 Wita

Yusran diperintahkan untuk mengecek rumah kebakaran yang berjarak 45 menit dari TPS

Dia sempat menolak dan tetap melanjutkan tugasnya menjaga TPS.

Sikap Bripda Yusran mendapat pujian karena tetap loyal menjalankan tugasnya mengamankan pemilu 2024.

"Tanggungjawab sebagai anggota polisi, itu bagi saya nomor satu," kata Yusran saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Jumat (16/2/2024)malam

Bripda Yusran Adiputra Lameo alias Chandra 7788
Bripda Yusran Adiputra Lameo alias Chandra

Chandra saap akrab Yusran menceritakan latar belakang keluarga dan pendidikannya.

Bripda Yusran Adiputra Lameo lahir di Desa Dulamayo Utara Gorontalo pada 2001.

Dia anak kedua dari empat bersaudara. "Anak pertama dan terakhir adalah perempuan," timpalnya. 

Sejak kecil, Yusran memang sudah bercita-cita menjadi polisi.  Keinginan itu sempat diurungkan dengan alasan, oran tuanya yang tak mengizinkan. 

"Orangtua mendengar informasi di luar sana. Masuk polisi harus banyak uang," terang Chandra. 

Setelah selesai mengenyam pendidikan SD dan SMP, Dia melanjutkan studinya di SMA Telaga Biru. 

Niat besar menjadi abdi negara tapi tak mendapatkan restu, ia pun mencoba ikut tes masuk SNMPTN

"Saya lulus jurusan matematika, itupun bukan saya yang ngurus. Mungkin sekolah yang melihat potensi saya," ujar Chandra. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved