Kamis, 5 Maret 2026

Pemilu Gorontalo 2024

Si 'Caleg Tanpa Baliho' Dedi Hamzah Unggul Suara Sementara di Dapil Gorontalo VI

Dedi Hamzah saat ini mengungguli suara dari semua calon legislatif (caleg) DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Gorontalo VI (Kabupaten Pohuwato-Boalemo).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Si 'Caleg Tanpa Baliho' Dedi Hamzah Unggul Suara Sementara di Dapil Gorontalo VI
TribunGorontalo.com
Dedi Hamzah, caleg DPRD Provinsi Gorontalo dapil Gorontalo VI 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Dedi Hamzah saat ini mengungguli suara dari semua calon legislatif (caleg) DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Gorontalo VI (Kabupaten Pohuwato-Boalemo).

Dilansir dari situs https://pemilu2024.kpu.go.id/, Dedi mendapatkan 1.162 suara.

Hasil itu dihimpun dari total suara yang masuk 21,90 persen, per pukul 17:38 Wita, Jumat (16/02/2024).

Hasil perhitungan suara saat ini baru 189 TPS dari jumlah total 863 TPS di dapil Gorontalo VI.

Dedi Hamzah merupakan caleg petahana (incumbent) di DPRD Provinsi Gorontalo.

Dedi  berdomisili di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo.

Awal karier politiknya dimulai sebagai aktivis mahasiswa di Gorontalo.

Setelah namanya mencuat, barulah tahun 2014 Dedi Hamzah maju sebaga Calon Anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

Dedi Hamzah dikenal sebagai 'Caleg Tanpa Baliho'. Ia memiliki basis pendukung setia di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato.

Bahkan pada Pemilu legislatif 2014, Dedi Hamzah meraup suara terbanyak dari semua calon DPRD Provinsi Gorontalo, yakni 7,496 suara.

Maju DPR RI, Norman Kamaru Nol Suara dari Sejumlah TPS Pohuwato Gorontalo

Sementara itu, ada yang menarik di pemilihan kali ini, salah satu artis viral di tahun 2013 dari Gorontalo Normal Kamaru maju sebagi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI.

Tetapi sayangnya, Norman Kamaru tidak mendapatkan suara sama sekali di sejumlah TPS di Kabupaten Pohuwato.

Misalnya di TPS 04 di Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kab. Pohuwato, Norman Komaru tidak mendapatkan Suara dari 243 total DPT.

Sementara di TPS 07 Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, Norman Kamari tetap juga tidak mendapatkan suara satupun dari total 263 DPT.

Begitu halnya di TPS 03 Desa Palopo, Norman Kamaru tetap tidak memperoleh suara dari total 247 DPT.

Salah satu warga yang menontonya jalannya perhitungan suara Rahmawati Taneu (34) mengatakan, mereka tidak tahu Norman Kamari maju menjadi Caleg DPR-RI.

"Saya kaget, pas mencoblos ternyata ada Norman Kamaru. Walaupun masih ada jagoan tersendiri,"  tuturnya.

Walaupun seperti itu, Rahmawati mengapresiasi Norman Kamaru yang memeriahkan pesta Demokrasi tahun ini.

"Saya apresiasi kepadanya. Walaupun suaranya tidak mencolok di Pohuwato," pungkasnya.

Sementara itu, Ridwan Kasani (48) Pengurus DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pohuwato mengungkapkan, memang sedari awal pendaftaran Caleg, Norman Maju sebagai DPR RI dari PKB.

"Dia maju. Kita dukung. Selebihnya tergantung dari masyarakat itu sendiri," tandasnya.

Tetapi, jelas Ridwan, mungin saja suara Norman Kamaru kosong di Pohuwato, tetapi belum tantu di kabupaten lain.

"Ini kan baru Pohuwato, belum tahu dari Kabupaten lain. Kita tunggu saja. Intinya, pilihan masyarakat yang menentukan," tuturnya.

Apalagi saat ini, sejumlah suara yang masuk dari Data KPU khususnya di Pohuwato belum keseluruhan.

"Semua masih sementara Proses. Penentuannya menunggu dari keputusan KPU," tutupnya (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved