Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-715: Kyiv Desak Negara-negara Barat Percepat Kirim Artileri
Update perang Rusia hari ke-715, Kamis (8/2/2024): Ukraina mendesak negara-negara Barat untuk mempercepat pengiriman bantuan artileri peluru.
Penulis: Nina Y | Editor: Nandaocta
TRIBUNGORONTALO.COM - Ikuti perkembangan terbaru dalam perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina berikut ini yang hingga hari ini, Kamis (8/2/2024) masih berlangsung.
Salah satu kabar terbaru perang Rusia adalah Ukraina meminta agar negara-negara Barat mempercepat pengiriman artileri.
Dimulai oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada 24 Februari 2022 lalu, invasi di Ukraina ini sudah berjalan selama 715 hari.
Seiring perkembangannya, Rusia diketahui telah mencaplok 4 wilayah di Ukraina sekaligus antara lain Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-714: Pasukan Khusus Serang Stasiun Drone Rusia di Laut Hitam
Konflik bersenjata yang terjadi di antara Rusia dengan Ukraina hingga kini terus berlanjut dan belum tampak akan berakhir.
Update Perang Rusia Vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut ini merupakan rangkuman peristiwa-peristiwa yang perlu diketahui pada hari ke-715 invasi Rusia di Ukraina:
- Ukraina telah mendesak negara-negara barat untuk mempercepat dan meningkatkan pengiriman peluru artileri.
Desakan ini diserukana setelah serangan rudal Rusia di Kyiv dan wilayah lain pada Rabu (7/2/2024) menewaskan sedikitnya empat orang di Ibu Kota Ukraina tersebut dan melukai lebih dari 40 orang.
Para pejabat mengatakan satu orang juga tewas di wilayah selatan Mykolaiv.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-713: Rusia Serang Kota Kherson, Empat Orang Tewas
- Parlemen Ukraina pada awalnya mengesahkan RUU yang memperketat aturan mobilisasi tentara yang bertujuan memungkinkan pemerintah merekrut lebih banyak personel saat perang dengan Rusia mendekati tahun ketiga, kata anggota parlemen.
“Ini bukanlah keputusan akhir. Akan ada pembacaan kedua, dan perubahan akan dilakukan sebelum itu,” kata Oleksiy Honcharenko, salah satu anggota parlemen.
- Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina yang diduduki Rusia “relatif stabil” dengan pengurangan penembakan di dekatnya, kata Kepala Energi Nuklir PBB (IAEA) Rafael Grossi.
Grossi, yang mengunjungi pabrik tersebut pada hari Rabu dengan dikawal oleh tentara Rusia, mengatakan dia memeriksa sumur pasokan air yang harus dibor setelah “kejadian di bendungan Nova Kakhovka”.
Bendungan yang menyuplai air untuk menghentikan pelelehan reaktor nuklir ini diledakkan pada 6 Juni 2023 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/presiden-ukraina-volodymyr-zelensky-18-juni-2022_1.jpg)