Minggu, 22 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Perjusami jadi Agenda TP PKK Provinsi Gorontalo untuk Perkuat Aqidah dan Ketauhidan Siswa

Strategi ini diinisiasi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Gorontalo terutama mendorong pemahaman mendasar terkait a

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Perjusami jadi Agenda TP PKK Provinsi Gorontalo untuk Perkuat Aqidah dan Ketauhidan Siswa
Pemprov Gorontalo
Dr. Faiz Mahmud menyerahkan buku hasil karyanya kepada seorang peserta PKK Goes to School Perjusami yang berjudul ‘Jejak Tiga Puluh Tahun Sebagai Pengabdi’ yang merupakan kumpulan tulisan, Sabtu (3/2/2024) di aula SMKN 1 Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Perkemahan Jumat Sabtu dan Minggu (Perjusami) jadi strategi untuk memperkuat nilai-nilai agama untuk generasi muda, terutama para siswa di Gorontalo. 

Strategi ini diinisiasi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Gorontalo terutama mendorong pemahaman mendasar terkait aqidah dan ketauhidan.

“Kalau bukan agama, apa yang bisa membentengi kita? Karena kalau hanya takut orang tua, bisa saja kalau tidak dilihat orang tua, kita malah terjerumus,” Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Fima Agustina saat pembukaan Perjusami, Jum’at (2/2/2024).

Fima menjelaskan, Perjusami ini lanjutan program PKK Goes To School yang sebelumnya sudah dimulai di SMA 4 Gorontalo dan SMA 7 Gorontalo sebagai angkatan pertama.

“Kalau di 2023 itu hanya ada dua sekolah, Alhamdulillah di 2024 kami PKK bisa menganggarkan dan menjadwalkan empat sekolah. Jadi anak-anak disini adalah anak yang terpilih,” katanya. 

Kata istri Pj Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya ini, bahwa anak-anak yang ikut perjusami seluruhnya adalah generasi harapan provinsi bertajuk Bumi Serambi Madinah tersebut. 

“Insya Allah anak-anak ini bisa menjadi bupati, walikota, gubernur, dokter ahli, pengusaha atau yang lainnya,” tutur Fima.

Sama seperti angkatan I, PKK Goes To School angkatan II ini akan diisi oleh berbagai kegiatan yang sarat akan nilai-nilai keagamaan. 

Jika sebelumnya berisi 12 kali pertemuan, tahun ini sebanyak 16 kali pertemuan.

Diketahui, empat sekolah yang menjadi peserta pada kegiatan tersebut adalah SMK 1 Gorontalo, SMK 3 Gorontalo, SMA 1 Telaga, dan SMA 1 Kabila. 

Sementara peserta dari SMA 4 Kota Gorontalo dan SMA 7 Kota Gorontalo akan membantu PKK menjadi mentor bagi peserta angkatan II.

Selain Agama ada Materi Digitalisasi

Salah satu materi yang diberikan kepada peserta seperti Remaja Cakap Digital (Recak) yang dibawakan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo. 

Tujuannya agar peserta tidak sekedar memahami digital tapi juga harus tau menggunakan digital dengan secara bijaksana dan membangun kepercayaan diri generasi emas tersebut.

Faiz menyampaikan, walaupun masih terdapat kekurangan, namun program perdana di tahun 2024 tersebut terselenggarakan dengan sukses. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved