Human Interest Story
2 Siswa SD di Kota Gorontalo Juara Olimpiade Sains Nasional Berbasis Komputer
Dua siswa SDN No 41 Hulonthalangi meraih juara olimpiade sains nasional (OSN).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
Siswa kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Negeri Gorontalo itu meraih Juara I Olimpiade Sains Nasional Informatika.
Ia mendapatkan medali perunggu Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).
Tak hanya itu, ia merupakan finalis National Programming and Logic Competition di Universitas Ciputra. Juga juara II Debat Konstitusional di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan juara I Eligible 2024.
May terpilih sebagai siswa teladan di SMA Negeri 1 Gorontalo. Beberapa kali ia mewakili sekolahnya di kompetisi tingkat kabupaten hingga nasional.
Profil
Putri kandung dari Joni Japanto dan Meiskerina Ariananda ini sejak kecil diajarkan sifat mandiri dan ambisi mengejar prestasi akademik.
May menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) Negeri 02 Duhidaa. Kemudian Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik Santa Maria Gorontalo.
Karena ketertarikannya kepada hal yang berhubungan ilmu kedokteran, May melanjutkan studi di SMA Negeri 1 Gorontalo dan mengambil jurusan MIPA.
May mengaku bercita-cita menjadi dokter. Ia ingin kuliah di Universitas Samratulangi Manado.
Remaja 17 tahun ini menyukai profesi dokter spesialis diabetes. Itu didorong karena anggota keluarganya pernah menderita penyakit diabetes.
"Karena itulah motivasi saya tinggi, ingin menjadi dokter spesialis diabetes. Kan bisa menjaga keluarga sekaligus bisa menjaga banyak orang juga," ungkapnya.
Demi mewujudkan cita-citanya, ia mengikuti pelatihan dan kursus kedokteran.
"Sekolah di sini mewadahi itu, pernah juga ikut pelatihan RJP/CPR Resuntansi Jantung paru di Smantig Gorontalo," ucapnya.
"Sebenarnya waktu itu yg bisa ikut pelatihan hanya siswa Smantig saja. Tapi saya berusaha bagaimana caranya supaya bisa ikut, syukur dibantu sama teman disana," tambah dia.
Disamping itu, May juga menyuarakan eksistensi perempuan. Menurutnya, perempuan bisa setara dengan laki-laki baik dalam prestasi maupun dunia karier.
"Banyak perempuan hebat diluar sana yang mengalahkan banyak kaum pria. Jadi sekarang ini harusnya tidak ada anggapan bahwa perempuan itu tidak bisa apa-apa. Karena terbukti banyak perempuan dengan segudang prestasi," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Lionel-Van-Persie-Jayamanggalani-dan-Danzel-Thavaro-Harmadji.jpg)