Sejarah Paguat
Pustakawan Pohuwato Dorong Sejarah 4 Kerajaan Paguat Didokumentasi jadi Buku
Di wilayah ini, pernah berdiri empat kerajaan besar, yaitu Kerajaan Bunuyo, Kerajaan Siduan, Kerajaan Sipayo, dan Kerajaan Soginti.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-dokumentasi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Paguat, sebuah kecamatan di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, menyimpan sejarah yang panjang dan kaya.
Di wilayah ini, pernah berdiri empat kerajaan besar, yaitu Kerajaan Bunuyo, Kerajaan Siduan, Kerajaan Sipayo, dan Kerajaan Soginti.
Kerajaan-kerajaan ini memiliki pengaruh yang besar di wilayah Pohuwato pada masanya.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu, sejarah kerajaan-kerajaan ini mulai terlupakan.
Arsip dan bukti-bukti sejarahnya masih tersimpan di masyarakat, namun belum terdokumentasi dengan baik.
Pustakawan Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pohuwato, Fitriyadi Rahman, mengatakan bahwa pihaknya belum menerima arsip atau buku yang membahas tentang empat kerajaan besar di Kecamatan Paguat.
"Belum ada buku sama kami yang membahas soal sejarah itu. Walaupun kami ingin sejarah itu mempunyai buku sendiri dan ada sama kami," jelasnya.
Fitriyadi yakin bahwa sejarah empat kerajaan besar di Kecamatan Paguat adalah benar adanya.
Ia berharap agar sejarah ini bisa dibukukan dan dipublikasikan agar masyarakat luas bisa mengetahuinya.
Kepala Desa Sipayo, Djafar Monoarfa, membenarkan bahwa sejarah empat kerajaan besar di Kecamatan Paguat adalah benar adanya.
Ia mengatakan bahwa banyak bukti-bukti sejarah yang masih tersimpan di masyarakat, seperti makam raja-raja, situs-situs bersejarah, dan cerita rakyat.
Namun, Djafar mengatakan bahwa untuk mempublikasikan sejarah ini perlu dilakukan musyawarah resmi antar Lembaga Adat di Kecamatan Paguat.
Hal ini bertujuan untuk menghindari kesalahan sejarah.
Sejarah empat kerajaan besar di Kecamatan Paguat adalah warisan yang berharga bagi masyarakat Gorontalo.
Dengan mendokumentasikan sejarah ini,bisa menjaga dan melestarikan warisan tersebut agar bisa diwariskan kepada generasi mendatang. (*)
| GORONTALO POPULER: Kisah di Balik Tradisi Tumbilotohe-Tiga Pasangan Terjaring Razia Satpol PP |
|
|---|
| Jadwal Libur Lebaran 2026 Resmi dari Pemerintah: ASN, Karyawan Swasta hingga Anak Sekolah |
|
|---|
| Update Harga Emas 12 Maret 2026 di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik Jelang Lebaran |
|
|---|
| Breaking News: THR ASN Pemkab Gorontalo Cair Hari Ini, Total Rp25,2 Miliar |
|
|---|
| 5 Bansos THR Maret 2026 Mulai Cair, Warga Gorontalo Cek Segera NIK KTP Anda! |
|
|---|