Rabu, 4 Maret 2026

Human Interest Story

Mengobrol dengan Alfrits Rottie, Anak Rantau yang Jadi Komandan Pos SAR Marisa Gorontalo

Selama masa pengabdiannya, Alfrits telah terlibat dalam berbagai misi pencarian dan pertolongan, mulai dari pencarian korban hilang di laut, sungai, h

|
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Mengobrol dengan Alfrits Rottie, Anak Rantau yang Jadi Komandan Pos SAR Marisa Gorontalo
KolaseTribunGorontalo
14 Tahun Mengabdi, Alfrits Rottie, Komandan Pos Sar Marisa, Ungkap Pengalaman Paling Berkesan, 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Alfrits Rottie, pria kelahiran Manado 20 April 1989 ini telah mengabdi sebagai anggota Badan SAR Nasional (Basarnas) selama 14 tahun.

Selama masa pengabdiannya, Alfrits telah terlibat dalam berbagai misi pencarian dan pertolongan, mulai dari pencarian korban hilang di laut, sungai, hingga gunung.

Alfrits memulai karirnya di Basarnas pada tahun 2010 di Badan Rescue Basarnas Manado.

Dua tahun kemudian, ia dipindah tugaskan ke Kota Gorontalo untuk membuka Pos Sar Gorontalo.

Pos Sar Gorontalo kemudian berubah status menjadi Basarnas Gorontalo pada tahun 2012.

Pada tahun 2018, Alfrits diangkat menjadi Komandan Pos (Danpos) Sar Kwandang.

Karena kebutuhan, ia kemudian dipindah tugaskan dengan jabatan yang sama di Pos Marisa pada tahun 2021.

Di Pos Sar Marisa, Alfrits memimpin 8 orang crew untuk membantu dalam proses pencarian orang hilang di Pohuwato.

Selama 14 tahun mengabdi sebagai anggota Basarnas, Alfrits memiliki banyak pengalaman berkesan.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah saat menjadi tim sar utama ketika membantu korban Gempa dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, pada tanggal 28 September 2018.

"Saya bisa melihat betapa banyak orang yang memang membutuhkan bantuan dari Tim Basarnas," ujar Alfrits.

"Baik distribusi makanan, obat-obatan, pembuatan tenda darurat, serta pencarian orang yang tewas di reruntuhan akibat gempa," tambah dia.

Dengan pengalaman dan keterampilan yang dimilikinya, Alfrits berharap dapat terus mengabdi sebagai anggota Basarnas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kesetiaan Alfrits pada Basarnas

Alfrits Rottie adalah sosok yang setia pada profesinya sebagai anggota Basarnas. Ia telah mengabdi selama 14 tahun dan telah terlibat dalam berbagai misi pencarian dan pertolongan.

Alfrits berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Namun, ia memilih untuk mengabdi di Gorontalo, tempat kelahiran orang tuanya.

Ia juga rela meninggalkan keluarga dan teman-temannya di Manado untuk bertugas di Gorontalo.

Alfrits memiliki banyak pengalaman berkesan selama mengabdi sebagai anggota Basarnas. Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah saat menjadi tim sar utama ketika membantu korban Gempa dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, pada tanggal 28 September 2018.

Alfrits mengungkapkan bahwa ia sangat bangga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia juga bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk mengabdi pada negara.

Alfrits juga mengungkapkan bahwa ia telah mengikuti berbagai diklat pendidikan khusus selama proses pelatihan Basarnas. Diklat-diklat tersebut antara lain:

-Pendidikan Diklat Dasar Sar (2011)

-Pendidikan Diklat Lanjutan Sar Jungle Rescue (2014)

-Diklat Sar Lanjutan High Angle Rescue Technique (2013)

-Diklat Operator Radio Komunikasi (2013)

-Diklat Infrastruktur Sar (2017)

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved