Pilpres 2024
TPN Ganjar-Mahfud Konsisten Tolak Politik Dinasti: Masak Mau Sih Punya Wapres seperti Gibran?
Juru bicara TPN Ganjar-Mahfud, Chico Hakim menyinggung Gibran, menyebut ada yang mengubah aturan demi melanggengkan dinasti politiknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/TPN-Ganjar-Mahfud-Pertanyakan-Kepantasan-Gibran-jadi-Wapres.jpg)
Atas hal tersebut, Chico berharap, agar semua pihak menolak Gibran memimpin bangsa dan negara.
Dia kemudian menyerukan para pendukung Ganjar-Mahfud, supaya bekerja lebih keras mencari suara dari rakyat untuk kemenangan Pilpres 2024.
Baca juga: Politikus PKB Asal Gorontalo Reyna Usman Resmi Mendekam di Rutan KPK karena Kasus Korupsi
Mahfud Sindir Politik Dinasti Melalui Rekayasa Hukum
Sebelumnya, cawapres nomor urut 3 Mahfud juga sempat membahas mengenai politik dinasti melalui rekayasa hukum.
Ia mengatakan, politik dinasti sebenarnya memang hampir terjadi di semua negara.
Hanya saja, kata Mahfud, yang menjadi masalah adalah ketika untuk sebuah kebutuhan politik dinasti akhirnya merekayasa hukum yang berlaku.
Hal itu dikatakan Mahfud saat menjawab pertanyaan mengenai Mahkamah Konstitusi (MK) yang pernah membatalkan tentang pasal dinasti politik saat gugatan atas Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota atau yang dikenal dengan UU Pilkada.
“Yang jadi masalah kalau untuk memenuhi kebutuhan dinasti politik itu, melakukan rekayasa hukum terhadap hukum yang berlaku."
"Sehingga, yang tidak boleh dilakukan, lalu dilakukan menggunakan pendekatan-pendekatan yang kasar,” katanya, pada acara “Tabrak Prof!” di Bento Kopi, Kota Bandar Lampung, Lampung, Kamis (25/1/2024) malam.
Baca juga: Cek Harga Tiket dan Jadwal Kapal Pelni Jakarta-Surabaya Februari 2024: KM Gunung Dempo, KM Ciremai
Mahfud menambahkan, saat uji materil UU Pilkada, dirinya sudah tidak menjabat sebagai Ketua MK.
Saat itu, Ketua MK dijabat oleh Patrialis Akbar.
Lebih lanjut, Mahfud mengatakan, adakalanya poltiik dinasti itu tidak lagi menjadi objektif untuk kepentingan rakyat.
Kemudian muncul langkah-langkah dari seorang yang menjadi induk dari politik dinasti tersebut, untuk melakukan pemenangan atas dinastinya sendiri.
Mahfud bahkan menyebut, politik dinasti tersebut sebagai sesuatu yang menjijikkan, apabila dilakukan oleh negara dengan pemerintahan sebasar Republik Indonesia ini.
“Itu yang tidak boleh, dan itu sebenarnya jorok kalau dilakukan oleh pemerintah sebesar negara kesatuan Republik Indonesia ini,” paparnya.
(Tribunnews.com/Rifqah/Muhammad Zulfikar) (Wartakotalive.com/Rusna Djanjur Buana)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tolak Politik Dinasti, TPN Ganjar-Mahfud: Masak Mau sih Punya Wapres Seperti Gibran? dan di Wartakotalive.com dengan judul Jelang Debat Terakhir Chiko Hakim Beri Serangan Telak: Apakah Kita Mau Wapresnya seperti Gibran?
| PDI Perjuangan Menilai Janggal Putusan PTUN Tolak Gugatan Pencalonan Gibran Sebagai Cawapres |
|
|---|
| PDI Perjuangan Cium Adanya Kejanggalan pada Putusan PTUN soal Pencalonan Gibran Rakabuming Raka |
|
|---|
| PTUN Jakarta Tidak Terima Gugatan dari PDIP soal Pencalonan Gibran Rakabuming Raka Jadi Cawapres |
|
|---|
| MPR: Pelatikan Prabowo-Gibran Sangat Sulit untuk Dapat Dijegal |
|
|---|
| Sengketa Pileg di Provinsi Papua Tengah, KPU Disorot MK Karena Tak Bawa Bukti Formulir C Hasil Ikat |
|
|---|