Human Interest Story
Cerita Punarto, Penjual Bakso Keliling di Gorontalo
Cerita Punarto, penjual bakso keliling di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. unarto pernah bekerja di Bali selama 12 tahun
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Punarto-penjual-bakso-keliling-di-Gorontalo-asal-Jawa-tengah-777.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Cerita Punarto, penjual bakso keliling di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Sebelum berjualan bakso keliling, Punarto pernah bekerja di Bali selama 12 tahun
Tak hanya itu, Punarto pernah berjuang bekerja di Jawa, termasuk Jakarta dan Semarang.
"Saya cuma lulusan SMP, jadi mau tidak mau saya harus bekerja," tuturnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (25/1/2024).
Pria asal Jawa Tengah ini pun menggeluti sejumlah pekerjaan sebelum dia memilih berjualan bakso di Gorontalo.
Barista, tukang kebun, sales pun dia geluti demi sesuap nasi bagi keluarganya, apalagi anaknya kini ada yang baru masuk sekolah.
Tak hanya itu, dia juga pernah bekerja di bidang perhotelan, pariwisata hingga bekerja di tempat hiburan
"Demi makan saya rela kerja apa saja," ujarnya.
Di Mei 2023, Punarto memutuskan untuk mencoba mencari peruntungannya di Provinsi Serambi Madinah atas permintaan bibinya.
"Saya awalnya dipanggil bibi untuk kerja di sini jualan dagangannya," lanjutnya.
Awal kedatangannya Punarto di Gorontalo, satu-satunya hal yang terbesit dibenaknya adalah cuaca di Gorontalo.
"Panasnya itu tidak sama dengan di Jawa. Lebih panas cuaca di sini," imbuhnya.
Dengan semangat serta ketekunan yang gigih, Punarto pun mulai berangsur-angsur beradaptasi dengan budaya di Gorontalo.
"Awalnya tidak ada yang tahu saya mbak, tapi lama-lama alhamdulillah, kata mereka (pembeli) bakso yang saya bawa enak," ujarnya.
Sekarang, bakso Punarto selalu laku habis terjual. Keuntungan yang didapatnya akan dibagi hasil bersama bibinya yang membuat bakso tersebut.
Setiap minggu pun, Punarto sering mengirimi uang kepada keluarga kecilnya di Jawa Tengah.
"Sudah begitu, namanya juga suami, ayah jadi harus bertanggungjawab," tutupnya.
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|
| Cerita 2 Pemudi Jualan Takjil Ramadan di Kota Gorontalo |
|
|---|
| Tips Kuat Puasa saat Bekerja ala Kasmat dan Sasmita, Pegawai Minimarket Gorontalo |
|
|---|
| Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak |
|
|---|