Peristiwa Nasional
LMK Dikritik Ahmad Dhani, Laporan Royalti Live Event dianggap Tidak Masuk Akal
Ahmad Dhani pun mempertanyakan bagaimana LMK menginput royalti karya lagu dari banyaknya event organizer dalam satu tahun hingga hanya menerima Rp 900
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/musisi-ahmad-dhani-nampak-tidak-ambil-pusing.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yakni WAMI dikritik oleh Ahmad Dhani, musisi cum politisi.
Ia mempertanyakan laporan penerimaan royalti live event yang hanya sebesar Rp 900 juta per tahun.
Ahmad Dhani membandingkan jumlah tersebut dengan honor seorang penyanyi sekali konser.
Menurutnya, honor penyanyi, seperti Judika yang menggelar konser tunggal saja bisa mencapai Rp 1,5 miliar.
"Masuk akal nggak tuh, konser tunggal Judika saja Rp 1,5 miliar, tapi royalti yang diterima seluruh komposer hanya Rp 900 juta," ucap Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani pun mempertanyakan bagaimana LMK menginput royalti karya lagu dari banyaknya event organizer dalam satu tahun hingga hanya menerima Rp 900 juta saja.
Ia bahkan yakin keuangan LMK dan LMKN akan berantakan jika dilakukan audit.
"Kalau LMKN dan LMK nggak bisa urus royalti live event, nggak usah banyak berkelit dan terbukti nggak bisa urus," kata Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani juga kecewa dan geram dengan event organizer (EO) yang sulit membayarkan royalti performance right atas lagu-lagu yang dinyanyikan musisi yang tampil di acaranya.
Ia bahkan tidak segan melaporkan event organizer yang ngeyel hingga tidak mau membayarkan royalti karya lagu para musisi.
Ahmad Dhani dan para musisi lainnya telah melayangkan surat somasi ke semua EO.
Mereka menuntut agar EO-EO tersebut membayarkan royalti performance right sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(*)
| Pria di Sulteng Ditemukan Tewas Ditelan Ular Piton 5 Meter saat Istirahat di Kebun |
|
|---|
| Penambang Emas Tradisional Meninggal Dunia Setelah Jatuh dari Tebing |
|
|---|
| KPK Bongkar Suap Pemeriksaan Pajak di KPP Madya Jakut, Nilai Pajak Dipangkas Rp 59 Miliar |
|
|---|
| Tak Ada yang Bantu, Dua Pria Tewas Kesetrum saat Hendak Mencuri Besi Internet |
|
|---|
| Detik-Detik Mengerikan! Truk Mundur Tak Terkendali Lindas Tubuh Balita |
|
|---|