Minggu, 15 Maret 2026

Motor Bawa Jenazah ke Pinogu

BREAKING NEWS: Jenazah Warga Pinogu Dibawa dengan Motor Trail Menembus Hutan Belantara Gorontalo

Durasi video sekitar 5 menit, memperlihatkan prosesi pengangkutan jenazah ke motor  yang dimodifikasi jadi trail tersebut.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: Jenazah Warga Pinogu Dibawa dengan Motor Trail Menembus Hutan Belantara Gorontalo
KolaseTribunGorontalo
Potret ojek yang dimodifikasi jadi trail membawa jenazah menembus hutan belantara Gorontalo menuju Pinogu. 

"ZENAZAH dari RSU daerah Bone Bolango di pulangkan ke kampung halaman nya kecamatan PINOGU.

satu satunya kendaraan yg bisa sampai lebih cepat hanya dengan MOTOR yg sudah di modifikasi khusus.

Hingga berita ini dimuat, belum diketahui apakah jenazah tersebut telah tiba di Pinogu."

Pada video kedua ini, diperlihatkan tampak beberapa orang tengah membantu sang pengendara yang cukup kesulitan. 

Video itu direkam saat berada di pedalaman hutan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW). 

Kecamatan Pinogu

Melansir BPSHILHK, Kecamatan Pinogu secara administratif masuk ke dalam wilayah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo

Luas wilayah Kecamatan Pinogu 406,78 km2 yang terbagi ke dalam lima desa yaitu Pinogu Induk, Bangiyo, Pinogu Permai, Dataran Hijau, dan Tilongkabila. 

Masyarakat Pinogu hidup secara sederhana dan jauh dari kota dengan akses ke Desa Pinogu yang terbilang sulit yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki melewati kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).

Desa Pinogu dapat ditempuh 8 jam jalan kaki, atau menggunakan kendaraan bermotor dengan jarak tempuh sekitar 40 km dari Desa Tulabolo.

Isdomo Yuliantoro, peneliti Sosiologi Kehutanan di Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado (BP2LHK Manado) dalam penelitiannya yang telah dipublikasikan di Jurnal Wasian Vol.6 No.2 tahun 2020 mengatakan, bahwa masyarakat Pinogu sebagian besar menggantungkan hidup dari pertanian dan pengolahan hasil hutan. 

“Keterbatasan akses terhadap dunia luar menjadi alasan kuat mengapa  masyarakat Pinogu memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap sumberdaya hutan,” ujar Isdomo. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved